Contoh Ayat Majemuk dalam Bahasa Melayu

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat beberapa contoh ayat majemuk dalam bahasa Melayu beserta pengertiannya yang dapat menambah pengetahuan dalam bidang kesusastraan. Biasanya, ayat majemuk memiliki kalimat yang panjang.
Sebenarnya ayat majemuk atau majmuk merupakan kalimat yang memiliki kata kerja lebih dari satu. Oleh karena itu, bentuk kalimatnya agak panjang dibandingkan kalimat biasa.
Pengertian dan Contoh Ayat Majemuk
Mengutip dari buku Bimbingan Pelajar Bahasa Kita Jilid 1 Volume 1, Nik Safiah Karim (2003: 115-116), pengertian ayat majemuk adalah kalimat yang jumlah subjek atau predikatnya lebih dari satu. Berikut ini contoh ayat majemuk dalam bahasa Melayu.
Datuk Suro telah menyediakan hidangan berbuka puasa yang diperlukan oleh jemaah masjid.
Kawan-kawan awak masih mempertahankan pendapatnya walaupun malam telah berganti siang.
Andaikata keluarga awak gagal kali ini, awak akan melanjutkan perjuangannya.
Kepala sekolah ini sedar bahawa sekolah ini memerlukan bantuan beasiswa dari Pemerintah.
Pelatih awak memberitahu latihan akan bermula pada pukul 7 pagi.
Syahroni menuang minuman yang dijual di kedai Bu Rima ke dalam gelas kosong.
Tahanan yang baru masuk bui itu mula menjalankan hari-harinya di dalam rutan.
Jangan lukai istri awak kerana awak sangat mencintainya.
Syailendra tertawa dan menggoda para gadis penari di acara pernikahan Datuk Sira.
Melihat contoh-contoh kalimat di atas bisa dilihat bahwa dalam setiap kalimat, ada yang memiliki lebih dari satu subjek dan beberapa predikat. Kemudian ada kata penghubungnya, seperti "bahawa, dan, yang".
Jenis-Jenis Ayat Majemuk
Jenis-jenis ayat majemuk dibagi menjadi tiga, yaitu ayat majemuk gabungan, pancangan, dan campuran. Berikut ini penjelasannya.
1. Ayat Majemuk Gabungan
Ayat majemuk gabungan adalah ayat yang tersusun atas dua atau lebih kalimat tunggal. Kata hubungnya, yaitu tetapi, dan, sambil, kecuali, serta.
2. Ayat Majemuk Pancangan
Ayat majemuk pancangan adalah ayat yang tersusun dari beberapa kalimat, tetapi memiliki kedudukan kalimat yang tidak sama. Dengan jenis yang dibagi lagi menjadi tiga, yaitu:
Ayat pancangan relatif dengan kata hubung yang.
Ayat pancangan komponen yang menggunakan kata hubung bahawa, supaya, untuk.
Ayat pancangan keterangan dengan kata hubung kerana, apabila, kalau, jika, dengan, sewaktu, semenjak, walaupun, semoga sungguhpun.
3. Ayat Majemuk Campuran
Ayat majemuk campuran adalah ayat yang tersusun dari beberapa kalimat yang berupa kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Contohnya, "Ibu sedang memasak daging, Ayah mencium aroma daging yang dimasak ibu."
Baca juga: Contoh Imbuhan di dan Penggunaan yang Tepat dalam Kalimat
Itulah contoh ayat majemuk dalam bahasa Melayu yang bisa jadi bahan pembelajaran untuk mengetahui bagaimana bentuk kalimatnya. (IMA)
