Konten dari Pengguna

Hakikat Kemerdekaan dalam Islam dan 5 Cara Memaknainya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hakikat kemerdekaan dalam islam. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hakikat kemerdekaan dalam islam. Sumber: pexels.com

Kemerdekaan adalah salah satu cita-cita bagi semua bangsa. Bahkan dalam ajaran Islam, konsep kemerdekaan ini sudah dikenalkan sejak zaman kenabian. Oleh karena itu, sangat penting bagi tiap muslim untuk tahu hakikat kemerdekaan dalam Islam.

Dengan mengetahui hakikat dan konsep dasarnya, maka akan lebih mudah bagi umat muslim untuk tahu cara memaknai kemerdekaan itu sendiri. Inilah yang kemudian menjadi tujuan kemerdekaan dalam Islam secara menyeluruh.

Mengenal Hakikat Kemerdekaan dalam Islam dan Cara Memaknainya yang Bisa Dilakukan Umat Muslim

Ilustrasi hakikat kemerdekaan dalam islam. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Islam Mengisi Kemerdekaan, Hafidz Muftisany (2021:7), hakikat kemerdekaan dalam Islam adalah kemerdekaan dari belenggu perbudakan dan segala yang bersifat kebendaan dan kemiskinan. Dengan kata lain, kemerdekaan dalam Islam tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penindasan dan penjajahan.

Di dalam Al-Qur'an, kemerdekaan disebut dengan al-Hurriyah. Dari sini, bisa dipahami bahwa Islam sangat menghormati kemerdekaan individu, kemerdekaan berfikir, kemerdekaan berbicara, serta kemerdekaan memilih dan menentukan agama dan jalan hidupnya.

Terkait konsep kemerdekaan dalam Islam tersebut dijelaskan pada Surat Al Baqarah ayat 256 yang berbunyi:

لَآ إِكْرَاهَ فِى ٱلدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشْدُ مِنَ ٱلْغَىِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَا ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya: "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Adapun cara untuk memaknai kemerdekaan di dalam Islam adalah dengan menerapkan aspek kemanusiaan pada tiap-tiap individu. Setidaknya ada lima aspek kemerdekaan atau kebebasan dalam Islam yang mencakup:

  • Kebebasan beragama

  • Kebebasan berpikir

  • Kebebasan berpolitik

  • Kebebasan bertempat tinggal

  • Segala bentuk kebebasan yang hakiki dalam kebenaran

Jadi, itulah penjelasan mengenai hakikat kemerdekaan dalam Islam dan cara memaknainya melalui lima aspek di atas. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan keislaman umat muslim. (Anne)

Baca Juga: 10 Contoh Soal PAS Akidah Akhlak Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka