Konten dari Pengguna

Lapisan Atmosfer Tempat Terjadinya Peristiwa Pelangi, Halilintar, dan Awan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lapisan atmosfer tempat terjadinya peristiwa pelangi, halilintar, dan pembentukan awan dinamakan. Sumber: pexels.com/Souvenirpixels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lapisan atmosfer tempat terjadinya peristiwa pelangi, halilintar, dan pembentukan awan dinamakan. Sumber: pexels.com/Souvenirpixels

Bumi terdiri beberapa lapisan atmosfer yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Adapun lapisan atmosfer tempat terjadinya peristiwa pelangi, halilintar, dan pembentukan awan dinamakan dengan troposfer.

Lapisan troposfer berada di paling bawah dan diperkirakan memiliki ketebalan hingga 18 kilometer. Ketebalan lapisan troposfer antara daerah khatulistiwa, daerah sedang, dan daerah kutub berbeda-beda.

Lapisan Atmosfer Tempat Terjadinya Peristiwa Pelangi, Halilintar, dan Pembentukan Awan

Ilustrasi lapisan atmosfer tempat terjadinya peristiwa pelangi, halilintar, dan pembentukan awan dinamakan. Sumber: pexels.com/Pixabay

Mengutip dari buku Target Nilai Rapor 10 Kupas Habis Semua Pelajaran SMP/MTs Kelas VII, Tim Guru Indonesia, (2011:324), atmosfer berasal dari kata “atmos” yang artinya uap dan “sphaira” yang berarti bola Bumi.

Pengertian atmosfer adalah lapisan udara yang mengelilingi Bumi hingga ketinggian 300 kilometer dan terdiri dari banyak gas. Gas utama penyusun atmosfer adalah nitrogen, oksigen, argon, dan karbon dioksida.

Atmosfer memiliki beberapa lapisan dengan karakteristik tertentu. Adapun lapisan atmosfer tempat terjadinya peristiwa pelangi, halilintar, dan pembentukan awan dinamakan dengan lapisan troposfer.

Lapisan troposfer adalah lapisan yang berada di paling bawah dengan ketinggian 9 hingga 17 kilometer di atas garis khatulistiwa. Ada banyak peristiwa yang terjadi di lapisan ini, seperti pelangi, halilintar saat hujan, dan awan.

Selain itu, di troposfer juga tempat terjadinya cahaya matahari, suhu, dan proses cuaca lainnya yang ada di Bumi.

Ciri-Ciri dan Kandungan Lapisan Troposfer

Ilustrasi lapisan atmosfer tempat terjadinya peristiwa pelangi, halilintar, dan pembentukan awan dinamakan. Sumber: pexels.com/Pixabay

Setiap lapisan di atmosfer Bumi memiliki ciri-ciri tertentu begitu pula dengan troposfer. Berikut ini ciri-ciri dan kandungan lapisan troposfer.

1. Ciri-ciri Troposfer

  • Memiliki lapisan yang berada di antara lapisan stratosfer dan troposfer bernama tropopause.

  • Setiap naik 100 meter, suhu udara di lapisan ini akan turun 0,5 hingga 0,64 derajat celcius dan berlaku sebaliknya.

  • Berada di bagian yang dekat dengan makhluk hidup.

  • Ketebalan lapisan troposfer berbeda-beda seperti di kutub 8 kilometer dan di daerah ekuator bisa mencapai 16 kilometer.

  • Tempat teradinya peristiwa alam, seperti pembentukan awan dan petir.

2. Kandungan Lapisan Troposfer

  • Polutan

  • Asap

  • Jejak argon

  • Karbon dioksida

  • Hidrogen

  • Oksigen sebanyak 21 persen

  • Nitrogen sebanyak 78 persen

  • Uap air sebanyak 99 persen

Lapisan atmosfer tempat terjadinya peristiwa pelangi, halilintar, dan pembentukan awan dinamakan dengan troposfer. Lapisan ini letaknya berada di bawah atmosfer Bumi dan dekat dengan makhluk hidup. (GTA)

Baca Juga: 5 Ciri-ciri Lapisan Mesosfer di Bumi