Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta yang Dinyanyikan .Feast

Ragam Info
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lagu merupakan salah satu bentuk penyampaian ide atau perasaan dari penulis. Saat ini banyak lagu yang juga merupakan lagu-lagu kritik serta perjuangan, seperti lagu dari .Feast yang berjudul Gugatan Rakyat Semesta yang cukup populer. Kepopuleran lagu ini membuat banyak orang mencari tahu mengenai makna lagu Gugatan Rakyat Semesta.
Lagu adalah karya seni dalam bentuk susunan bunyi yang terdiri dari melodi, harmoni, ritme, dan lirik yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan, pikiran, gagasan, atau pengalaman manusia. Fungsi lagu tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi, ekspresi emosi, kritik sosial, pendidikan, hingga sarana budaya dan ritual.
Ketahui Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta yang Dinyanyikan .Feast
Mengutip buku Implementasi Pembelajaran Menyenangkan karya Muslikah, dkk (2024:32) makna suatu lagu ditentukan oleh relasi dengan nuansa makna lagu, majas, nada suasana, dan unsur-unsur sastra lainnya.
Makna lagu bisa berupa perasaan pribadi, kritik sosial, nasihat moral, pengalaman hidup, atau bahkan harapan masa depan. Berikut ini makna lagu Gugatan Rakyat Semesta dari .Feast yang menarik untuk diketahui.
1. Kritik terhadap Kekuasaan Palsu
Lagu Gugatan Rakyat Semesta dibuka dengan sindiran keras terhadap kekuasaan yang hanya menampilkan citra seolah peduli pada rakyat. Hal ini tercermin dari lirik, “Kastil, atap hijau yang megah berpura-pura peduli...”.
Simbol “kastil” menggambarkan pusat kekuasaan yang berdiri megah, sementara “atap hijau” menjadi lambang penutup yang indah namun semu. Lirik ini mengisyaratkan bahwa di balik kemegahan dan klaim kepedulian, terdapat kepalsuan dan jarak dengan kenyataan rakyat.
2. Ajakan untuk Bersatu Melawan
Lagu ini juga mengangkat simbol perlawanan rakyat melalui kekuatan kolektif. Lirik “Petir di kepalan tangan, satukan kita semua...” menunjukkan bahwa persatuan rakyat adalah kekuatan dahsyat yang mampu mengguncang dan meruntuhkan tatanan yang timpang. “Petir” melambangkan energi revolusioner, keberanian, serta semangat yang menyala ketika rakyat bersatu.
3. Perubahan Harus Diciptakan Rakyat
Pesan penting lainnya adalah bahwa perubahan tidak datang dengan sendirinya. Lirik “Tak ada waktu yang benar-benar tepat... ada jalan jika kau serius ingin perubahan.” menegaskan bahwa rakyat tidak perlu menunggu momentum ideal.
Kesungguhan dan keberanian rakyatlah yang menciptakan jalan menuju perubahan. Lagu ini menekankan pentingnya inisiatif rakyat untuk menentukan masa depannya sendiri.
4. Perlawanan Tidak Selalu Tentang Nyawa
Lagu ini juga mengingatkan bahwa perjuangan tidak harus identik dengan pengorbanan nyawa. Hal tersebut tersirat dari lirik, “Ku tak memintamu ‘tuk taruh nyawa di jalan...”. Pesan ini menolak glorifikasi pengorbanan ekstrem, dan justru menekankan pentingnya konsistensi, keseriusan, serta strategi dalam memperjuangkan keadilan.
5. Visi Masa Depan yang Inklusif
Harapan akan masa depan yang adil dan setara juga hadir dalam lagu ini. Lirik “Kepercayaanmu, cintamu, asal dan identitasmu, ku ingin semua dilindungi.” menggambarkan visi masyarakat inklusif yang menghargai keragaman. Tidak ada diskriminasi berdasarkan keyakinan, cinta, atau identitas; semua orang berhak atas perlindungan yang sama.
Lirik lagu Gugatan Rakyat Semesta
Selain makna lagu Gugatan Rakyat Semesta, ada juga lirik lagu yang cukup mendalam dan menarik untuk diketahui. Berikut ini lirik lagu Gugatan Rakyat Semesta yang dapat digunakan untuk bernyanyi bersama dengan teman-teman.
Sudah siapkah kau 'tuk melihat esok hari?
Tanpa parasit yang makan lebih dari babi
Tanpa kaki yang bersepatu semahal sapi
Mulut yang semanis minuman berkarbonasi
Sudah siapkah kau 'tuk ciptakan esok hari?
Kaukepung kastil yang berpura-pura peduli (peduli)
Duduki atap hijau dan m'reka kabur lari
Bendera warna-warni, kau tak dipecah lagi
Tak ada waktu yang benar-benar tepat
Ciptakanlah sendiri
Tak ada tembok yang benar terlalu kuat
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan
Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan
Jika kau sangat serius ingin perubahan
M'reka kira kau lemah, kau jadi setan
Sudah siapkah kau 'tuk hidupi esok hari?
Apa pun yang kaupercayai, pasti hakiki
Siapa yang kaucinta, kau dihargai
Dari mana kau datang dan pergi, dilindungi
Kеnyamanan hanya dipinjamkan sementara
Tunjukkan bahwa kaulah yang pegang pеrcaya
Tunjukkan bahwa kaulah yang punya kuasa
Tunjukkan gemuruh gugatan rakyat semesta
Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan
Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan
Jika kau sangat serius ingin perubahan
M'reka kira kau lemah, kau jadi setan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan
Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan
Jika kau sangat serius ingin perubahan
M'reka kira kau lemah, kau jadi setan
Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan
Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan
Jika kau sangat serius ingin perubahan
M'reka kira kau lemah, kau jadi setan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan
Secara keseluruhan, makna lagu Gugatan Rakyat Semesta adalah seruan rakyat untuk bangkit melawan kekuasaan yang hanya berpura-pura peduli. Lagu ini mengusung harapan tentang masa depan yang inklusif, adil, dan melindungi semua orang tanpa kecuali. (BAI)
Baca Juga: Makna lagu Kuning Rumahsakit yang Beraliran Britpop
