Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-Ciri Anafase dalam Pembelahan Sel

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri anafase. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri anafase. Foto: iStock

Pembelahan sel adalah awal dari pewarisan sifat yang membagi sel induk menjadi dua atau lebih sel anak. Pada pembelahan sel akan mengalami fase anafase. Ciri-ciri anafase muncul setelah fase metafase selesai.

Fase anafase adalah tahap pembentukan sel. Disebut sebagai fase anafase karena fase ini telah membentuk 2 kromosom yang identik dari pembelahan kromatid.

Apa Itu Pembelahan Sel?

Ilustrasi ciri-ciri anafase. Foto: iStock

Pembelahan sel merupakan tahapan dengan membagi sel induk menjadi lebih dari sel anak bertujuan untuk pertumbuhan serta memperbaiki jaringan di dalam tubuh yang sedang terluka.

Dalam pembelahan sel terdapat dua jenis yaitu mitosis dan meiosis. Kedua pembelahan ini akan mempunyai DNA maupun materi genetik sel induk.

Pembelahan secara mitosis biasanya terjadi di semua sel tubuh. Jenis pembelahan ini menghasilkan 2 sel anak dengan jumlah kromosom (2n).

Berbeda dengan pembelahan meiosis, pembelahan ini terjadi di sel kelamin. Hasil akhir dari pembelahan ini menghasilkan 4 sel anak dengan jumlah kromosom (n).

Ciri Fase Anafase dalam Pembelahan secara Mitosis

Ilustrasi ciri-ciri anafase. Foto: iStock

Ciri fase anafase dalam pembelahan secara mitosis akan menghasilkan dua sel anak yang memiliki jumlah kromosom sama dengan induknya. Pada pembelahan mitosis fase anafase memiliki berbagai ciri.

Dikutip dari buku Biologi untuk SMA/MA Kelas XII oleh R. Gunawan Susilowarno dkk (91), berikut ini ciri-ciri anafase dalam pembelahan sel secara mitosis yang perlu diketahui.

  1. Pasangan sentromer dalam setiap kromosom saling berpisah dan membentuk kromatid bersaudara yang awalnya bersatu akhirnya berpisah dan membentuk kromosom lengkap

  2. Benang-benang spindel antarkormosom dan juga setriol memendek sehingga masing-masing kromosom tertarik ke kutub yang berlawanan. Tarikan tersebut membentuk benang spindel pada kromosom karena kontraksi mikrotubulus

  3. Serat antarkormosom merenggang sehingga sel bisa memanjang

  4. Masing-masing kromatid akan bergerak menuju arah kutub berlawanan

  5. Akhir dari fase anafase, kedua kutub sel akan memiliki kromosom lengkap

Ciri Fase Anafase dalam Pembelahan Sel secara Meiosis

Ilustrasi ciri-ciri anafase. Foto: iStock

Dalam pembelahan sel secara meiosis terjadi dua kali pembelahan tanpa istirahat dari satu sel induk (2n) menjadi 4 sel anak (n). Mengutip dari buku TOP Update Bing Bank Biologi SMA/MA 1,2,&3 oleh Drs. Bambang Hermanto (2017:23), berikut ini fase anafase yang terjadi di dalam pembelahan sel secara meiosis yang perlu diketahui.

1. Anafase 1

  • Kromosom akan tertarik hingga memisah menjadi 2 kromosom yang memiliki 2 kromatid

  • Kromatid akan ditarik menuju kutub berlawanan dengan benang spindel

2. Anafase 2

  • Benang-benang spindel nantinya akan ditarik oleh kromosom hingga membentuk kromatid bersaudara secara terpisah

  • Kromatid akan ditarik sampai ke kutubnya

Baca juga: Fungsi Korteks pada Organ Ginjal dan Penjelasannya

Demikianlah penjelasan mengenai pembelahan sel mitosis, meiosis berserta ciri-ciri fase anafase setiap pembelahan. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan pengetahuan tentang pembelahan sel. (NTA)