Pengertian dan Fungsi Parenkim pada Tumbuhan

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat sedang mempelajari mengenai tanaman dalam pelajaran biologi, tentunya kita pernah mendengar istilah jaringan parenkim. Fungsi parenkim memang sangat penting bagi tumbuhan.
Jaringan parenkim sendiri merupakan jaringan yang dapat ditemukan pada hampir semua organ tumbuhan, baik akar, batang, daun, maupun buah. Oleh karena itu jaringan parenkim seringkali disebut juga dengan istilah jaringan dasar.
Pengertian Jaringan Parenkim
Jaringan parenkim adalah jaringan dasar yang utama. Dalam buku Biologi Umum untuk Mahasiswa (2021:65) karya Hafidha Asni Akmalia, dkk., dijelaskan bahwa bagian internal tumbuhan terisi oleh jaringan dasar.
Sel penyusun jaringan ini adalah parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. Sel parenkim ini bersifat hidup dengan berbagai bentuk yang beragam misalnya silindris dan isodiametris.
Pada organ daun tumbuhan dikotil, parenkim memiliki dua bentuk yang berbeda, yaitu parenkim palisade dan parenkim spons. Sedangkan untuk parenkim pada daun yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotonsintesis disebut juga sebagai klorenkim karena mengandung klorofil.
Fungsi Parenkim pada Tumbuhan
Berdasarkan fungsinya, jaringan parenkim dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu:
1. Parenkim Asimilasi
Parenkim asimilasi merupakan parenkim pembuat zat makanan bagi tumbuhan dari fotosintesis di daun. Biasanya, parenkim ini terletak di tepi organ, misalnya pada daun, batang yang berwarna hijau, dan buah
2. Parenkim Penimbun
Sel parenkim ini menyimpan cadangan makanan yang berbeda dalam bentuk larutan dalam vakuola, dan dalam bentuk partikel padat atau cairan dalam sitoplasma.
3. Parenkim Air
Merupakan sel parenkim yang mampu menyimpan air. Jaringan ini umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen.
4. Parenkim Udara
Jaringan yang juga sering disebut sebagai jaringan aerenkim ini merupakan jaringan yang mampu menyimpan udara karena memiliki ruang antar sel yang besar dan ada pada tumbuhan hidrofit.
Secara umum dapat disimpulkan fungsi dari jaringan parenkim dapat dibedakan menjadi beberapa hal yaitu:
Jaringan epidermis yang melindungi jaringan yang berada di dalamnya.
Jaringan parenkim palisade, yang merupakan tempat penyelenggara fotosintesis.
Jaringan parenkim spons, sebagai tempat fotosintesis dan penyimpan hasil fotosintesis.
Jaringan kolenkim, sebagai jaringan penguat pada organ tumbuh-tumbuhan yang masih muda.
Berkas pembuluh dan berkas vaskuler floem yang mengangkut fotosintesis daun ke seluruh tubuh tumbuhan, dan xilem yang mengangkut air dan mineral dari dalam tanah melalui akar sampai daun.
Demikianlah pengertian dan fungsi jaringan parenkim pada tumbuhan. Semoga informasi ini bermanfaat. (AGI)
