Pengertian Laporan Laba Rugi dan Cara Membuatnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian laporan laba rugi adalah sebuah laporan finansial yang isinya menunjukan laba dan rugi dalam periode tertentu. Dengan membuat laporan tersebut maka setiap usaha akan dapat mengevaluasi transaksi keuangan mereka.
Hal ini sangat penting karena salah satu tujuan utama dari sebuah usaha adalah mendapatkan keuntungan yang maksimal. Maka dari itu laporan laba rugi akan membantu kinerja manajemennya.
Mengenal Pengertian Laporan Laba Rugi
Menurut buku Analisis Laporan Keuangan-Integrated And Comprehensive, Hery S.E. CRP . RSA. CFRM. (2021), laporan laba rugi merupakan laporan yang sistematis tentang pendapatan dan beban perusahaan untuk satu periode waktu tertentu.
Dengan demikian, laporan ini memuat informasi tentang hasil kinerja manajemen atau hasil kegiatan operasional perusahaan yakni laba dan rugi bersih. Walaupun setiap perusahaan memiliki format yang berbeda namun komponen isinya sebagian besar tetap sama, meliputi:
Pendapatan.
Harga Pokok Penjualan (HPP)
Pendapatan kotor.
Promosi biaya pemasaran.
Biaya umum.
Bunga.
Pajak penghasilan.
Pendapatan bersih.
Cara menghitungnya adalah hasil dari pendapatan dan keuntungan dikurangi dengan beban dan kerugian. Laporan laba rugi adalah bagian dari penyajian laporan keuangan yang menjadi alat untuk mengkomunikasikan data keuangan dengan beberapa pihak yang berkepentingan.
Cara Membuat Laporan Laba Rugi
Sebaiknya para pemilik usaha mampu menguasai proses membuat laporan laba rugi. Hal ini penting untuk bahan evaluasi dan pertimbangan keputusan. Berikut cara membuat laporan laba rugi.
Membuat jurnal transaksi usaha.
Memasukkan data transaksi ke dalam buku besar.
Membuat laporan neraca saldo.
Menyusun neraca laju terlebih dahulu sebelum membuat jurnal penyesuaian.
Menyusun format laporan laba rugi dengan menulis nama bisnis, dan periode laporan laba rugi. Lalu bagi menjadi tiga kolom yang berisi pendapatan, beban, dan laba atau rugi.
Data dimasukkan ke dalam tiap-tiap kolom.
Menyimpulkan kondisi usaha tersebut berdasarkan data-data tersebut.
Untuk menarik kesimpulan jika total pendapatan lebih banyak daripada total pengeluaran, hal itu menandakan terjadi laba, sedangkan bila total pengeluaran lebih banyak maka terjadi rugi.
Baca Juga: 5 Macam-macam Laporan Keuangan untuk Bisnis
Demikian penjelasan tentang pengertian laporan laba rugi. Mempelajarinya akan mempermudah sebuah usaha dalam menganalisa laporan keuangan mereka yang akan menentukan keputusan kedepannya. (DVA)
