Penjelasan Koding dan KA yang Menekankan Manusia sebagai Fokus Pembelajaran

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penggunaan teknologi sekarang ini sudah menjadi sebuah keharusan. Apalagi kini pendidikan teknologi juga tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tapi juga yang lainnya, seperti koding dan KA. Pembelajaran koding dan KA yang menekankan pada manusia sebagai fokus dalam pembelajaran, pemanfaatan, dan pengembangan KA menggunakan metodenya tersendiri.
Oleh karena itu, sangat penting bagi para tenaga pendidik untuk menguasai metode pembelajaran ini dengan baik. Jadi, nantinya siswa bisa menerima materi yang disampaikan dengan maksimal.
Pembelajaran Koding dan KA yang Menekankan pada Manusia sebagai Fokus dalam Pembelajaran, Pemanfaatan, dan Pengembangan KA menggunakan Apa?
Mengutip dari buku Belajar dan Pembelajaran, Cucu Sutianah (2022:32), pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang saling memengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Adapun pembelajaran koding dan KA yang menekankan pada manusia sebagai fokus dalam pembelajaran, pemanfaatan, dan pengembangan KA menggunakan pendekatan human-centered atau manusia sebagai pusat. Baik itu dalam cara belajar, cara memanfaatkan teknologi, hingga proses mengembangkannya.
Pemilihan pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa solusi teknologi benar-benar bermanfaat. Tanpa adanya pendekatan ini, maka teknologi berisiko membuat sistem menjadi bias, sulit diakses oleh sebagian orang, atau bahkan membahayakan privasi dan keselamatan manusia.
Jadi, dengan mengutamakan manusia sebagai pengguna akhir, pembelajaran koding akan menjadi lebih dari sekadar menulis perintah pada komputer. Nantinya, murid akan belajar memahami konteks sosial, mendengar kebutuhan orang lain, dan merancang produk digital yang lebih inklusif.
Dalam praktiknya, pendekatan human-centered akan mengajak murid untuk berpikir pengguna akhir sejak awal. Mereka didorong untuk merancang solusi yang sesuai dengan kebutuhan nyata, tapi tetap mempertimbangkan etika, inklusi, dan dampak sosial.
Dengan begitu, teknologi bukan hanya berfungsi, tapi juga bisa benar-benar membantu kehidupan manusia. Apalagi pendekatan ini tidak hanya mengajarkan koding untuk membuat program berjalan baik.
Namun, juga menekankan pentingnya mendesain dengan mempertimbangkan siapa yang akan menggunakan prodik tersebut.
Jadi, kesimpulannya adalah pembelajaran koding dan KA yang menekankan pada manusia sebagai fokus dalam pembelajaran, pemanfaatan, dan pengembangan KA menggunakan pendekatan human-centered. (Anne)
Baca Juga: Materi Pelatihan pada Modul Konsep Metodologi Pembelajaran
