Membangun Pemikiran Kritis dengan Meningkatkan Literasi Membaca
Tulisan dari Raja Ravanda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat dilahirkan ke dunia manusia diberikan akal untuk berpikir baik dalam pembelajaran maupun untuk mengontrol perilaku yang ada. Umumnya hal ini terus berproses seiring dengan perkembangan serta pengalaman yang didapatkan baik melalui diri sendiri maupun orang lain , rasa ingin meningkatkan value pada diri sendiri juga seringkali timbul pada pikiran tiap manusia baik melalui keinginan dalam belajar maupun memahami keadaan yang ada . dalam menjalani kehidupan ada kalanya kita menemukan hal yang belum pernah diketahui ataupun dialami sebelumnya untuk itu ada baiknya untuk meningkatkan pemikiran yang kritis serta rasional . lantas hal apa yang di dapat dari pemikiran kritis dan rasional serta apa kaitannya dengan meningkatkan literasi baca?
Ketika mendengar kata kritis lantas yang terpikirkan pertama kali ialah hal yang merujuk pada hal genting ataupun mendekati sekarat pada ilmu kesehatan , namun lain halnya jika berbicara mengenai pemikiran ataupun pemahaman masalah . Secara garis besar pemikiran kritis ialah Ketika seseorang dapat mampu berpikir secara rasional seta mengevaluasi informasi yang didapatkan , hal yang dimaksud di sini ialah Ketika pola pikir manusia mendekati pada suatu ketelitian pada masalah masalah yang ada baik itu merupakan masalah pribadi ataupun masalah yang terjadi pada lingkungan yang ada (Sekitar atau Berbangsa) . Tentu saja memiliki pemikiran tersebut begitu pentingnya dimiliki tiap orang agar menjadi jalan menuju kejelasan dalam menjalani kehidupan . Seringkali pemikiran yang dimiliki terlalu di sepelekan sehingga hal tersebut hanya membawa pada sifat lalai atau bahkan kebodohan , mengapa seperti itu? Dengan tidak berpikir secara rasional ( masuk akal , logis & sehat ) saja dapat membuat seseorang menuju kesesatan dalam berpikir sehingga pada akhirnya membawa dampak negative seperti mudah terbawa arus atau dikendalikan oleh orang lain . Mengevaluasi permasalahan yang juga merupakan bagian dalam pemikiran kritis juga tidak kalah pentingnya dimiliki oleh manusia untuk memasukkan hal tersebut pada bagian dalam kehidupan untuk meningkatkan value pada diri, yakni dengan cara memilah menjadi beberapa bagian dari permasalahan yang sedang dihadapi baik masalah yang ada di bernegara ataupun masalah yang sedang dihadapi oleh seseorang. Dengan cara “ mengevaluasi “ atau singkatnya menjadi tolak ukur agar mengetahui tata letak salahnya dan mencari Solusi , dengan itu akan melatih otak kita untuk memiliki pemikiran yang luas sehingga pada akhirnya kita dapat menyelesaikan masalah atau minimal dapat memahami masalah yang ada atau sedang dihadapi tersebut.
Dapat diketahui bahwa hal hal yang menjadi permasalahan pada saat ini ialah rendahnya pemikiran kritis terutama pada generasi muda sekarang hal ini juga dipengaruhi oleh rendahnya tingkat literasi di Indonesia saat ini . Melansir melalui Publikasi Hasil Kajian Perpustakaan Nasional Indonesia Tahun 2024, Nilai tingkat gemar membaca menyentuh angka 72,44% tentu saja melihat angka tersebut masih tergolong rendah mengingat negara Indonesia yang begitu besarnya bahkan apabila dibandingkan negara maju lainnya . Bahkan imbas dari hal tersebut juga dapat menjadi seperti bom waktu apabila tidak dapat dibenahi se dini mungkin , meningkat generasi selanjutnya akan melanjutkan Pembangunan dalam negeri ini , majunya teknologi tidak boleh menjadi kelalaian dalam memiliki pemikiran yang berkembang justru hal itu akan membantu bahkan dapat memperluas wawasan melalui internet . Literasi baca melalui buku juga menjadi sorot penting , Upaya dilakukan juga terbukti untuk meningkatkan minat baca anak Indonesia dengan diadakannya literasi dan pengadaan fasilitas perpustakaan agar dapat menjadi fasiliator demi membangun pemikiran luas serta kritis pada anak. Buku sendiri menjadi jendela dunia dalam mencapai kesuksesan pada berpikir sehingga pada akhirnya inovasi inovasi baru akan lahirnya nanti nya melalui pemikiran cerdas anak bangsa . mungkin beberapa hal yang dapat dilakukan ialah meningkatkan literasi melalui membaca buku, banyak menulis ide baru seperti membuat artikel maupun buku catatan pribadi, update dengan peristiwa/berita yang terjadi setiap harinya melalui media televisi maupun eletktonik bisa dengan tema politik, ekonomi, sosial ataupun lainnya .
“ Nilai dari pendidikan tinggi bukanlah mempelajari banyak fakta tetapi melatih pikiran untuk berpikir “
PENULIS : RAJA RAVANDA

