Konten dari Pengguna

Pegiat Perhiasan di Era Modern

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rakha Alzena zayyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber : Dokumentasi pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber : Dokumentasi pribadi

Pada saat perjalanan saya ke Yogyakarta. Saya singgah ke salah satu tempat Penyepuhan Perhiasan di Era modern yang bernama Toko Ovenik. Disini saya belajar banyak bahwa penyepuhan perhiasan tidak hanya berbahan dasar emas tetapi banyak alternatif bahan lain.

Tempat penyepuhan perhiasan ini banyak melakukan inovasi dari segi material hingga Penyepuhan (finishing). Finishing pada cincin sendiri merupakan teknik polesan atau sentuhan akhir pada permukaan terluar dari perhiasan. Polesan ini menjadi daya tarik pada cincin karena dapat membuat cincin tampak lebih mewah.

Ada beberapa bahan penyepuhan yang sering dipakai, antara lain :

  1. Emas Putih Bahan Penyepuhan yang sering dipakai adalah emas putih. Dikutip dari pengrajin sendiri belakangan ini banyak juga yang menggunakan emas putih untuk finishing. Emas putih sendiri dari segi warna lebih elegan dan lebih diterima oleh kaum millennial dibanding emas berwarna kuning, tidak hanya itu, emas putih dilengkapi dengan Rhodium yang membuatnya lebih kuat dan lebih mengkilap dibandingkan emas kuning.

  2. Perak Rekomendasi bahan yang sering digunakan selain emas adalah Perak, dari harga yang ditawarkan perak cenderung lebih murah, dengan kilauan yang tidak kalah jauh membuat konsumen yang mencari alternatif sering melirik perak. Tetapi dari survey yang didapat finishing berbahan perak sendiri peminatnya lebih ke bapak-bapak yang suka dengan dengan batu cincin dan menjadikannya sebagai emban.

  3. Titanium Ada bahan yang tidak banyak digunakan pengrajin untuk finishing perhiasan yaitu titanium. Titanium adalah salah satu bahan finishing pengganti emas, pengerajin memilih menggunakan titanium karena bahan ini tahan terhadap korosi, lebih ringan , dan tidak memicu alergi. Alasan lain pengerajin menggunakan titanium karena titanium juga memiliki warna yang beragam tidak melulu putih, bahan finishing ini dapat dibuat menjadi warna hitam, emas, rose gold, dan silver.

  4. Rhodium Umumnya rhodium sendiri tidak digunakan sebagai bahan tunggal tetapi biasanya digunakan sebagai pelapis dari emas kuning dan putih. karena sifatnya yang kuat dan tidak mudah luntur menjadikan rhodium cocok menjadi bahan finishing. Alasan lain karena harga rhodium lebih ekonomis dibanding bahan yang lain.

Jadi, kesimpulannya adalah terdapat berbagai jenis bahan finishing pengganti emas, jika kawan-kawan ingin mempunyai perhiasan yang tidak kalah mewah dengan emas atau memiliki perhiasan yang sudah kusam dan ingin membuatnya kembali seperti baru tetapi memliki anggaran terbatas tidak perlu khawatir karena sekarang pemilihan bahan finishing tidak melulu dengan emas, masih banyak alternatif lain yang menurut saya pribadi sangat bagus hasilnya.