Konten dari Pengguna

Lewat Filosofi Pinguin, KKN UNAND Latih Public Speaking Siswa SD

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rayosama Maldefta Raheshy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nan Tujuah — Bicara di depan umum sering kali jadi momen yang bikin deg-degan, apalagi buat anak-anak sekolah dasar. Namun, lewat pendekatan unik yang dekat dengan dunia anak, mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND) punya cara seru untuk melatih keberanian siswa SD menyampaikan pendapatnya dengan percaya diri.

Rayosama M. Raheshy, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAND, mengemas materi Public Speaking dan Komunikasi Asertif lewat cerita pinguin saat mengisi kegiatan di SDN 16 Simaung, Jorong Lariang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. "Kenapa pinguin? Karena di tengah koloninya yang super ramai dan bising, pinguin harus melatih 'suara unik' mereka agar tetap terdengar dan mengenali keluarganya," cerita Rayosama di depan para siswa.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAND, Rayosama M. Raheshy, saat memberikan materi Public Speaking dan Komunikasi Asertif berbasis analogi pinguin kepada siswa SDN 16 Simaung, Nagari Nan Tujuah, Palupuh.
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAND, Rayosama M. Raheshy, saat memberikan materi Public Speaking dan Komunikasi Asertif berbasis analogi pinguin kepada siswa SDN 16 Simaung, Nagari Nan Tujuah, Palupuh.

Analog sederhana ini dipakai untuk memberi pemahaman bahwa setiap anak punya karakter dan 'suara' unik yang layak didengar tanpa perlu ragu. Tak berhenti di situ, konsep komunikasi asertif juga dijelaskan lewat kebiasaan pinguin bertahan dari badai salju (huddling). Pinguin bakal bergantian berpindah dari area luar ke tengah yang lebih hangat secara adil. Mereka tidak main dorong (agresif) dan tidak juga pasrah kedinginan di luar (pasif). Lewat cerita itu, para siswa diajak memahami pentingnya mengutarakan ide, perasaan, dan kebutuhan mereka secara jujur dan tegas, tapi tetap dengan cara yang santun dan menghargai teman. Prinsipnya sederhana: 'Saya menang, Kamu menang', sehingga suasana belajar di kelas jadi makin hangat dan saling mendukung. Suasana kelas pun berubah riuh dan hidup ketika masuk ke sesi simulasi.

Didampingi tim KKN UNAND, para siswa diajak bermain peran dan belajar menyampaikan pesan dengan gaya asertif. Kegiatan ini ditutup manis dengan pesan sederhana namun membekas: "Karena kata baikmu, adalah senyum sahabatmu". Lewat pelatihan interaktif ini, anak-anak SDN 16 Simaung diharapkan tidak hanya makin berani unjuk suara di kelas, tapi juga lihai menjalin hubungan baik dengan teman sebaya lewat tutur kata yang positif.