Melampaui Batas, Meraih Wawasan: Perjalanan Student Exchange Saya Di Malaysia

pelajar di kampus universitas muhammadiyah yogyakarta
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Rifky Sidik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

pada tanggal 5 april 2025, saya resmi memulai salah satu bab baru dan berkesan dalam perjalanan akademik saya yaitu dengan mengikuti program student exchange di salah satu universitas yang ada dimalaysia yaitu universitas sains islam malaysia (USIM). berasal dari universitas muhammadiyah yogyakarta (UMY), saya menghabiskan satu semester penuh di malaysia hingga akhir juli 2025.
saya terdorong untuk melakukan program ini karena saya ingin memperluas wawasan akademik, merasakan pengalaman belajar internasional, serta memahami budaya baru secara langsung. namun, apa yang saya dapatkan selama melakukan program ini di malaysia ternyata jauh lebih berharga dari sekedar tujuan awal saya. saya memperolrh pengalaman akademik yang mendalam, pembelajaran budaya yang kaya, serta pertumbuhan pribadi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
ketika pertamakali memasuki dunia perkuliahan di USIM, saya segera menyadari adanya perbedaan yang cukup jelas dibandingkan dengan sistem di kampus awal saya, yaitu UMY. di awal perkuliahan saya sempat merasa kewalahan karena metode pengajaran dan penilaian yang membutuhkan pola adaptasi yang baru. namun, alih-alih membuat saya mundur, tantangan ini justru membuat saya semakin bersemangat untuk berkembang lebih jauh dari sebelumnya.
selain itu, kesempatan bertemu dengan mahasiswa dari berbagai negara juga menjadi pengalaman akademik yang berharga. kelas yang diwarnai oleh perspektif beragam membuat diskusi menjadi lebih hidup dan membuka wawasan saya terhadap isu-isu global. dibandingkan dengan perkuliahan di indonesia, saya melihat bahwa USIM diskusi lebih banyak menekankan pada berpikir kritis dan penerapan praktis. hal ini membuat proses belajar saya semakin kaya dan bermakna.
secara keseluruhan, pengalaman akademik di USIM mengajarkan saya untuk lebih mandiri, disiplin, serta adaptif. saya tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan hidup seperti komunikasi yang efektif, kolaborasi lintas budaya, dan daya tahan dalam menghadapi situasi yang baru.
diluar kegiatan akademik, bagian terbaik dari program student exchange ini adalah saya dapat menjelajahi sisi budaya dan sosial di negara malaysia. sebagai mahasiswa internasional, saya bergabung dengan organisasi mahasiswa internasional di USIM dan organisasi mahasiswa indonesia yang ada di USIM. melalui organisasi ini saya dapat mengikuti berbagai kegiatan yang mempererat persahabatan dengan mahasiswa internasional dan lokal.
salah satu kenangan tak terlupakan adalah perjalanan saya ke penang bersama teman-teman internasional saya. kami menjelajahi kekayaan budaya kota tersebut, menikmati kuliner khas penang, dan belajar tentang sejarah malaysia yang ada di kota tersebut. bahkan saya diberi kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan volunteer saat idul adha untuk membantu proses kurban di salah satu mesjid yang ada disana. pengalaman ini memberikan saya pemahaman mendalam tentang tradisi islam di malaysia sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan.
disela waktu luang saya juga menyempatkan diri untuk menjelajahi keindahan malaysia. saya mengunjungi tempat-tempat bersejarah, bersantai di pantai, mendaki bukit hinggal menikmati suasan genting highlands, perjalanan ini membuat saya semakin menghargai keberagaman alam dan budaya yang ada dimalaysia.
namun, pengalaman budaya bukan hanya tentang wisata, interaksi sehari hari mulai dari makan bersama teman, mempelajari ungkapan lokal, hingga melihat bagaimana masyarakat malaysia menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas yang semuanya juga memberikan saya pelajaran yang berharga. dari sini juga saya belajar untuk lebih terbuka dan menghargai perbedaan yang ada.
selain itu, perjalanan ini tidak lepas pula dari tantangan yang datang. dimana hambatan terbesar yang saya alami adalah saya harus dapat menyesuaikan diri dengan sistem akademik di USIM yang berbeda dengan UMY. di awal, saya merasa cukup kesulitan dengan struktur mata kuliah dan sempat tertinggal dalam beberapa materi. namun, saya menyadari bahwa satu satu nya cara untuk dapat mengatasi masalah ini dengan kerja keras. saya meluangkan waktu lebih banyak untuk belajar dan meninjau materi perkuliahan secara rutin, saya juga aktif bertanya ketika menemukan suatu kesulitan. saya juga tidak ragu untuk meminta bantuan teman sekelas saya maupun dosen yang mengajar untuk dapat membantu saya dalam hal belajar. berkat usaha ini, saya perlahan dapat mengejar ketertinggalan dan akhirnya menikmati proses belajar dengan sistem yang baru.
tantangan lain yang saya hadapi adalah adaptasi sosial. walaupun indonesia dan malaysia memiliki banyak kesamaan budaya, namun ada perbedaan kecil dalam gaya komunikasi dan budaya kampus. pada awalnya, saya sedikit ragu untuk berinteraksi. namun, ketika saya memberanikan diri keluar dari zona nyaman, saya bisa menjalin hubungan yang hangat dan penuh arti dengan teman teman baru saya.
pengalaman ini mengajarkan saya bahwa tantangan bukanlah suatu penghalang, melainkan kesempatan untuk dapat tumbuh dan berkembang. dengan ketekunan, pikiran yang terbuka, serta dukungan dari orang orang sekitar, setiap kesulitan bisa berubah menjadi pengalaman yang berharga.
melihat kembali perjalanan ini, membuat saya sadar bahwa student exchange bukan hanya program akademik, tetapi juga perjalanan transformasi diri.
dari sisi akademik saya banyak memperoleh wawasan yang lebih luas, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta belajar mandiri. saya juga terbiasa beradaptasi dengan gaya pengajaran yang berbeda dan tuntutan akademik yang lebih variatif.
dari sisi keterampilan, saya banyak mengembangkan komunikasi lintas budaya, kerja sama tim dan pemecahan masalah. bekerjasama dengan teman yang memiliki latar belakang berbeda mengajarkan saya untuk dapat menghargai perbedaan dan menyatukan kekuatan yang berasal dari keberagaman. dari sisi pribadi saya menjadi pribadi yang lebih percaya diri, tangguh, dan adaptif. hidup di negara orang lain selama beberapa bulan melatih saya untuk dapat lebih mandiri dan bertanggung jawab. saya juga belajar untuk lebih terbuka, menerima perbedaan sebagai kekayaan dan kekuatan bukan sebagai hambatan. semua pelajaran ini sangat berharga untuk saya bukan hanya untuk perjalanan akademik saya, tetapi juga untuk masa depan karir saya yang menuntut perspektif global dan kemampuan beradaptasi yang tinggi.
perjalanan pertukaran pelajar saya di malaysia benar benar menjadi pengalaman yang mengubah pandangan hidup saya. dari perkembangan akdemik hingga eksplorasi budaya dan pertumbuhan pribadi, setiap moment di USIM memberikan pengalaman yang sangat berharga dan mendalam bagi saya.
saya percaya bahwa pengalaman ini mempersiapkan saya untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri dan visi yang lebih luas dari sebelumnya. harapan saya, ilmu dan keterampilan yang saya dapatkan dapat saya terapkan dengan baik dalam perjalanan akademik saya di UMY maupun karir saya kelak di masa depan. untuk mahasiswa lain terkhususnya mahasiswa UMY yang sedang mempertimbangkan untuk mengikuti program student exchange, pesan saya sederhana: jangan ragu. mungkin memang terasa menantang di awal, tetapi hasil yang di dapatkan nantinya sepadan. anda akan banyak memperoleh pengetahuan, pertemanan, dan pengalaman yang akan membentuk karakter anda seumur hidup. ambil kesempatan itu, hadapi tangangan nya, dan nikmati setiap prosesnya.
