Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Kingdom Fungi yang Membedakan dengan Hewan dan Tumbuhan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungi. Foto: Alex Manders/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungi. Foto: Alex Manders/Shutterstock

Kingdom Fungi jadi salah satu kelompok makhluk hidup yang berbeda dari tumbuhan dan hewan. Banyak jamur di sekitar manusia, mulai dari jamur kuping di dapur sampai ragi pembuat roti. Memahami ciri-ciri kingdom Fungi penting untuk mengenali peran pentingnya di alam.

Daftar isi

Pengertian dan Sejarah Klasifikasi Kingdom Fungi

Kingdom Fungi berisi berbagai jenis jamur yang tumbuh alami maupun dibudidayakan. Para ahli menempatkannya sebagai kelompok tersendiri dalam dunia biologi karena ciri dan cara hidupnya tidak sama dengan tumbuhan dan hewan.

Apa Itu Kingdom Fungi?

Menurut Neil A. Campbell dan Jane B. Reece dalam buku Biologi Jilid 1, fungi adalah makhluk hidup eukariotik yang umumnya punya dinding sel serta tidak berklorofil. Fungi hidup dengan cara menyerap nutrisi dari lingkungan, berbeda dari tumbuhan yang bisa berfotosintesis.

Sejarah Klasifikasi Fungi

Dulu, jamur dimasukkan sebagai tumbuhan karena tidak bergerak, memiliki dinding sel, dan tumbuh menempel pada substrat. Namun, seiring perkembangan ilmu, jamur dipisah sebagai kingdom sendiri. Para ilmuwan membedakan fungi dari tumbuhan karena struktur, reproduksi, dan cara hidupnya yang unik.

Struktur Tubuh Fungi

Fungi punya bentuk tubuh bervariasi, mulai dari bersel tunggal seperti ragi sampai yang multiseluler seperti jamur merang. Struktur tubuh fungi menjadi salah satu ciri utama yang membedakannya dari kelompok organisme lain.

Bentuk dan Komponen Sel Fungi

Pada sebagian besar fungi multiseluler, tubuh tersusun atas filamen memanjang yang disebut hifa. Hifa-hifa ini membentuk jaringan bernama miselium. Struktur ini penting untuk menyerap makanan.

Dinding Sel Fungi dan Kandungan Kitin

Dinding sel jamur tersusun dari kitin, bukan selulosa seperti tumbuhan. Kitin juga ditemukan pada kerangka luar serangga.

Organisasi Tubuh

Tubuh fungi bisa membentuk miselium padat atau longgar. Pada beberapa jamur, terutama jamur karat, terdapat struktur yang disebut sorus, yaitu kumpulan struktur penghasil spora.

Cara Hidup dan Habitat Fungi

Jamur tidak bisa berfotosintesis sehingga hidup secara heterotrof. Mereka ada di berbagai tempat, baik di tanah, kayu lapuk, bahkan di tubuh makhluk hidup lain.

Sifat Heterotrof pada Fungi

Fungi mendapatkan makanan dengan cara menyerap senyawa organik dari lingkungan. Mereka bisa bersifat saprofit (mengurai sisa makhluk hidup), parasit, atau bersimbiosis.

Habitat Fungi di Alam

Jamur banyak ditemukan di tempat yang lembap seperti hutan, batang pohon membusuk, atau tanah yang kaya bahan organik.

Contoh Fungi Berdasarkan Tempat Hidup

Jamur merang tumbuh di media jerami, kapang di permukaan roti, sementara ragi berkembang di larutan gula. Ada pula jamur oportunistik seperti Candida yang dapat hidup pada tubuh manusia dan menyebabkan penyakit dalam kondisi tertentu.

Reproduksi pada Fungi

Fungi berkembang biak dengan dua cara utama, yakni seksual dan aseksual. Proses ini membantu jamur bertahan dalam lingkungan yang berubah-ubah.

Reproduksi Seksual dan Aseksual

Pada reproduksi aseksual, jamur membentuk spora secara langsung. Reproduksi seksual terjadi melalui peleburan inti dan penggabungan sel.

Struktur Khusus Reproduksi

Jamur membentuk struktur khusus seperti spora, konidia, dan askus sebagai alat berkembang biak. Spora membantu jamur menyebar ke tempat baru.

Siklus Hidup Fungi Singkat

Siklusnya biasanya dimulai dari spora yang tumbuh jadi hifa, membentuk miselium, lalu menghasilkan spora lagi.

Peran dan Manfaat Kingdom Fungi dalam Ekosistem

Jamur berperan besar sebagai pengurai dan penjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, ada yang menguntungkan dan merugikan.

Fungi sebagai Dekomposer

Fungi mengurai sisa tumbuhan atau hewan, lalu mengembalikan nutrisi ke tanah. Proses ini penting agar tanah tetap subur.

Peran Simbiosis

Beberapa jamur hidup bersama akar tumbuhan (mikroiza), membantu penyerapan air dan nutrisi. Ada juga liken, gabungan jamur dan alga.

Contoh Fungi yang Bermanfaat dan Merugikan

Ragi digunakan dalam pembuatan roti. Ada jamur penghasil antibiotik seperti Penicillium. Namun, beberapa jamur menimbulkan penyakit pada tanaman dan manusia.

Ciri-Ciri Kingdom Fungi

Beberapa poin sering muncul sebagai ciri khas jamur. Berikut beberapa di antaranya.

Daftar Ciri-Ciri Utama

  • Eukariotik dan dinding selnya dari kitin.

  • Tubuh umumnya tersusun dari hifa membentuk miselium.

  • Hidup heterotrof dengan menyerap makanan.

  • Berkembang biak dengan spora, baik seksual maupun aseksual.

  • Berperan penting sebagai dekomposer di ekosistem.

Perbandingan dengan Kingdom Lain

Berbeda dengan tumbuhan, jamur tidak berklorofil dan tidak berfotosintesis. Perbedaannya dengan hewan, fungi menyerap makanan dari luar tubuh, bukan menelan atau memakan seperti hewan.