Doa Nabi Yusuf Agar Dijauhkan dari Godaan

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam perjalanan hidup, setiap manusia pasti dihadapkan pada berbagai macam cobaan dan godaan. Salah satu kisah paling inspiratif tentang keteguhan iman dalam menghadapi ujian datang dari Nabi Yusuf AS, yang diabadikan dalam Al Quran melalui doa nabi yusuf agar dijauhkan dari godaan. Doa ini menjadi pegangan bagi umat Muslim untuk memohon perlindungan dari perbuatan maksiat.
Kisah di Balik Doa Nabi Yusuf dan Godaan Zulaikha
Kisah ini merupakan salah satu bagian paling dramatis dalam perjalanan hidup Nabi Yusuf AS. Doa nabi yusuf agar dijauhkan dari godaan ini lahir dari sebuah peristiwa besar yang menguji keimanannya secara langsung, yaitu ketika ia berhadapan dengan rayuan Zulaikha.
Siapa Zulaikha dan Bagaimana Godaannya?
Zulaikha adalah istri dari Al Aziz, seorang pembesar Mesir yang menjadi majikan Nabi Yusuf. Terpesona oleh ketampanan dan akhlak mulia Nabi Yusuf, Zulaikha pun merayunya untuk melakukan perbuatan tercela.
Dalam buku Qashash al Anbiya, Ibnu Katsir menjelaskan secara rinci bagaimana Zulaikha membawa Nabi Yusuf ke dalam sebuah ruangan dengan seluruh pintu yang telah terkunci rapat untuk melancarkan godaannya.
Keteguhan Iman Nabi Yusuf dalam Menghadapi Cobaan
Meskipun berada dalam situasi yang sangat sulit dan terjepit, Nabi Yusuf AS menunjukkan keteguhan iman yang luar biasa. Ia dengan tegas menolak ajakan Zulaikha dan lebih memilih untuk berlindung kepada Allah SWT. Pilihan ini menunjukkan bahwa penjagaan iman jauh lebih berharga daripada kenikmatan duniawi yang sesaat.
Bacaan Lengkap Doa Nabi Yusuf Memohon Perlindungan dari Godaan
Saat fitnah semakin besar dan para wanita bangsawan Mesir turut mendesaknya, Nabi Yusuf memanjatkan doa yang tulus. Doa nabi yusuf agar dijauhkan dari godaan ini tercatat abadi dalam Al Quran sebagai bukti kepasrahan seorang hamba kepada Tuhannya.
Bacaan Doa
قَالَ رَبِّ السِّجْنُ اَحَبُّ اِلَيَّ مِمَّا يَدْعُوْنَنِيْٓ اِلَيْهِ ۚوَاِلَّا تَصْرِفْ عَنِّيْ كَيْدَهُنَّ اَصْبُ اِلَيْهِنَّ وَاَكُنْ مِّنَ الْجٰهِلِيْنَ
Qāla rabbis sijnu aḥabbu ilayya mimmā yad‘ūnanī ilaih, wa illā taṣrif ‘annī kaidahunna aṣbu ilaihinna wa akum minal jāhilīn.
Artinya: Yusuf berkata, "Wahai Tuhanku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika aku tidak Engkau hindarkan dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk memenuhi keinginan mereka dan aku termasuk orang yang bodoh."
Tafsir Singkat Makna Mendalam di Balik Permohonan Nabi Yusuf
Doa ini mengandung makna yang sangat dalam tentang kerendahan hati. Pilihan Nabi Yusuf untuk lebih baik dipenjara adalah puncak ketakwaan.
Ungkapan "jika Engkau tidak menghindarkan tipu daya mereka dariku, niscaya aku akan cenderung" adalah pengakuan seorang hamba atas kelemahannya dan permohonan kekuatan mutlak hanya dari Allah.
Cara Mengamalkan Doa Nabi Yusuf dalam Kehidupan Sehari hari
Mengamalkan doa nabi yusuf agar dijauhkan dari godaan bukan hanya tentang melafalkannya. Lebih dari itu, doa ini mengajak kita untuk meneladani karakter mulia sang nabi dalam menjaga diri dari perbuatan yang dilarang.
Kapan Waktu Terbaik untuk Membaca Doa Ini
Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca kapan saja, terutama ketika seseorang merasa dihadapkan pada situasi yang dapat menjerumuskannya ke dalam maksiat. Waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir, setelah salat fardu, atau saat merasa khawatir akan godaan nafsu adalah momen yang tepat untuk memanjatkannya.
Meneladani Sifat Nabi Yusuf untuk Menjaga Diri
Meneladani sifat iffah atau menjaga kesucian diri adalah kunci utama. Mengamalkan doa ini perlu diiringi dengan tindakan nyata seperti menjaga pandangan, memilih pergaulan yang baik, dan menyibukkan diri dengan kegiatan positif.
Manfaat dan Keutamaan Mengamalkan Doa Penjaga Diri dari Godaan
Dengan rutin memanjatkan doa nabi yusuf agar dijauhkan dari godaan, seorang Muslim dapat meraih berbagai keutamaan. Doa ini menjadi perisai spiritual yang memperkuat benteng keimanan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Mendapatkan Perlindungan Allah dari Maksiat
Keutamaan utama dari doa ini adalah mendapatkan perlindungan langsung dari Allah SWT. Sebagaimana Allah menyelamatkan Nabi Yusuf, Dia juga akan melindungi hamba Nya yang tulus memohon agar dijauhkan dari segala bentuk kemaksiatan dan tipu daya setan.
Memperkuat Iman dan Ketakwaan
Membaca doa ini secara rutin dapat membantu memperkuat iman dan meningkatkan level ketakwaan. Pengakuan akan kelemahan diri di hadapan Allah akan menumbuhkan rasa rendah hati dan ketergantungan total hanya kepada Nya, yang merupakan inti dari takwa.
Diberi Kekuatan untuk Menghindari Perbuatan Tercela
Syekh Abdurrahman as Sa'di dalam kitab tafsirnya, Taisir al Karim ar Rahman, menjelaskan bahwa doa ini akan membuat seorang hamba diberi bashirah atau pandangan hati. Dengan pandangan hati yang tajam, seseorang akan lebih mudah membedakan yang benar dan salah, serta diberi kekuatan untuk memilih jalan kebaikan.
