Konten dari Pengguna

Apa Itu Ukhuwah Islamiyah: Pengertian dan Konsep Persaudaraan dalam Islam

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Persaudaraan dalam Islam Foto by Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Persaudaraan dalam Islam Foto by Pexels

Persaudaraan dalam Islam memiliki dimensi yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar hubungan kekerabatan biasa. Konsep ini dikenal dengan istilah ukhuwah islamiyah, yang menjadi fondasi penting dalam membangun harmoni dan kesatuan umat. Memahami esensi ukhuwah islamiyah dapat membantu setiap Muslim menjalin relasi yang lebih bermakna dengan sesama.

Ukhuwah islamiyah bukan hanya anjuran moral, tetapi merupakan perintah langsung dari Allah SWT yang tertuang dalam Al-Quran. Ikatan ini melampaui batasan suku, ras, atau status sosial karena didasarkan pada kesamaan iman dan akidah. Dengan memahami konsep ini secara mendalam, umat Islam dapat menciptakan masyarakat yang penuh kasih sayang dan saling menguatkan.

Pengertian dan Makna Ukhuwah Islamiyah

Secara bahasa, ukhuwah berasal dari kata akh yang berarti saudara. Istilah ini menunjukkan adanya ikatan kekeluargaan yang kuat dan erat. Dalam konteks Islam, ukhuwah islamiyah merujuk pada persaudaraan sesama Muslim yang dibangun atas dasar keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Menurut Jurnal Al-Irfani: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Vol: 3 No. 1, Th. 2022) yang berjudul "Konsep Ukhuwah Dalam Perspektif Al-Quran Dan Relevansinya Dalam Kehidupan Bermasyarakat" karya Moh. Faesal, ukhuwah islamiyah merupakan ikatan persaudaraan yang lebih kuat daripada hubungan darah atau kebangsaan. Sebab, fondasi utamanya adalah kesamaan dalam akidah dan tauhid.

Landasan paling kuat dari konsep ini terdapat dalam Surat Al-Hujurat ayat 10. Allah SWT berfirman:

Innama al-mu'minuna ikhwatun fa aslihu bayna akhawaikum wattaqullaha la'allakum turhamun.

Artinya: Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.

Kata ikhwatun dalam ayat tersebut menegaskan bahwa persaudaraan adalah esensi dari hubungan antar mukmin. Ayat ini tidak hanya menyatakan fakta, tetapi juga memberikan perintah untuk senantiasa mendamaikan jika terjadi perselisihan di antara saudara seiman.

Prinsip dasar ukhuwah islamiyah mencakup tiga hal penting. Pertama, persamaan dalam keimanan sebagai fondasi utama persaudaraan. Kedua, ikatan ini lebih kuat dari hubungan darah atau suku bangsa. Ketiga, adanya kewajiban untuk saling menjaga, membantu, dan mendamaikan sesama Muslim.

Implementasi Ukhuwah Islamiyah dalam Kehidupan Bermasyarakat

Ukhuwah islamiyah memiliki peran vital dalam mewujudkan kedamaian sosial. Perintah dalam Surat Al-Hujurat ayat 10 untuk mendamaikan konflik antar sesama Muslim menjadi panduan praktis dalam menyelesaikan perselisihan. Pendekatan ini efektif mengatasi perpecahan yang sering disebabkan oleh perbedaan suku, ras, atau status sosial.

Di tengah masyarakat yang majemuk, ukhuwah islamiyah dapat membangun toleransi dan saling pengertian. Menariknya, konsep ini tidak membatasi Muslim untuk hanya berhubungan baik dengan sesama Muslim, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan universal yang dapat diterapkan kepada siapa pun.

Aplikasi praktis ukhuwah islamiyah dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam. Saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan menjadi wujud nyata dari persaudaraan ini. Selain itu, menghormati hak dan kehormatan saudara seiman juga merupakan bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

Partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan berbasis nilai persaudaraan juga menjadi bentuk implementasi konkret. Di sisi lain, umat Islam juga diwajibkan menghindari prasangka buruk, ghibah, dan segala bentuk permusuhan terhadap sesama Muslim.

Manfaat yang dirasakan dari penerapan ukhuwah islamiyah sangat signifikan. Konsep ini menciptakan harmoni dan kohesi sosial yang kuat dalam masyarakat. Solidaritas umat dalam menghadapi berbagai tantangan juga semakin terjaga dengan baik. Dampak jangka panjangnya adalah terwujudnya masyarakat yang penuh kasih sayang dan rahmat, sesuai dengan harapan ayat Al-Hujurat.

Namun, menjaga ukhuwah islamiyah di era modern tidak lepas dari tantangan. Fanatisme kelompok dan golongan yang berlebihan sering kali memicu perpecahan internal umat. Perbedaan pemahaman agama yang tidak dikelola dengan bijak juga dapat menjadi sumber konflik. Belum lagi pengaruh materialisme dan individualisme yang semakin menggerus nilai-nilai persaudaraan.

Oleh karena itu, setiap Muslim perlu kembali merenungkan esensi ukhuwah islamiyah sebagaimana diperintahkan dalam Al-Quran. Dengan menjadikan Surat Al-Hujurat ayat 10 sebagai pedoman, persaudaraan sejati dapat terwujud dan menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi umat.

Revewed: Doel Rohim, S. Hum.