Konten dari Pengguna

Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Rutan Bengkulu Rawat Kebun Pakcoy

RUTAN BENGKULU

RUTAN BENGKULU

Media Komunikasi dan Informasi Rutan Kelas IIB Bengkulu

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari RUTAN BENGKULU tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Rutan Bengkulu Rawat Kebun Pakcoy
zoom-in-whitePerbesar

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus mendorong pelaksanaan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan produktif. Salah satunya dilakukan melalui perawatan kebun pakcoy yang menjadi bagian dari kegiatan pertanian di lingkungan Rutan Bengkulu, Selasa (30/9).

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan terlibat langsung dalam merawat tanaman pakcoy mulai dari membersihkan area kebun, memastikan tanaman mendapatkan air yang cukup, hingga melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan tanaman. Kegiatan dilaksanakan dengan pendampingan petugas pembinaan kemandirian sehingga setiap proses dapat berjalan dengan tertib dan sesuai dengan arahan.

Perawatan tanaman secara rutin menjadi bagian penting dalam keberhasilan budidaya. Warga binaan diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tanam, memperhatikan kondisi tanaman, serta melakukan perawatan secara konsisten agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Kegiatan berkebun juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan praktis yang dapat bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Selain memberikan pengalaman dalam bidang pertanian, aktivitas tersebut turut menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan ketekunan.

Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Herisistam, mengatakan bahwa pembinaan kemandirian terus diarahkan pada kegiatan yang memberikan keterampilan nyata kepada warga binaan.

“Kegiatan perawatan kebun pakcoy ini bukan hanya tentang merawat tanaman, tetapi juga bagaimana warga binaan belajar bertanggung jawab, disiplin dan tekun dalam menjalankan suatu proses. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Herisistam.

Menurutnya, kegiatan pertanian juga menjadi salah satu upaya untuk menciptakan aktivitas pembinaan yang positif dan produktif di lingkungan Rutan. Dengan keterlibatan langsung dalam proses perawatan hingga masa panen, warga binaan dapat memahami bahwa hasil yang baik membutuhkan proses, ketekunan, serta perawatan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan warga binaan. Melalui kegiatan sederhana seperti merawat kebun pakcoy, diharapkan tumbuh semangat untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri agar lebih siap menjalani kehidupan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.