Sinergi Jaga Kesehatan, Rutan Gresik Gelar Tracing TB, VCT Mobile, dan CKG

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Rutan Gresik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

GRESIK – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menggelar kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) dan Voluntary Counseling and Testing (VCT) mobile yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Kamis (29/10). Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit di lingkungan Rutan Gresik.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Puskesmas Cerme, RSUD Ibnu Sina, PKBI Jawa Timur, STPI TB, serta petugas kesehatan Rutan Gresik. Sinergi lintas sektor ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam memastikan petugas maupun Warga Binaan mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan yang memadai, mudah dijangkau, dan berkelanjutan.
Rangkaian pemeriksaan diikuti oleh jajaran petugas Rutan Gresik dan Warga Binaan. Melalui skrining TB, peserta menjalani pemeriksaan untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya gejala maupun risiko penularan tuberkulosis. Sementara itu, layanan VCT diberikan untuk membantu mendeteksi secara dini risiko infeksi HIV melalui proses konseling dan pemeriksaan yang mengedepankan kerahasiaan serta kenyamanan peserta.
Selain pemeriksaan TB dan VCT, integrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis menjadi kesempatan bagi peserta untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan kesadaran mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, pentingnya pemeriksaan berkala, serta langkah pencegahan agar risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan di lingkungan hunian.
Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan bagian penting dari pelayanan pemasyarakatan yang harus terus dijaga. “Kami ingin memastikan bahwa setiap orang di Rutan Gresik memiliki kesempatan untuk menjaga kesehatannya. Melalui pemeriksaan ini, kami berupaya menemukan risiko sejak dini, karena kesehatan yang terjaga adalah langkah awal untuk menjalani hari dengan lebih baik,” ujarnya.
Dhimas juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam memperkuat layanan kesehatan di Rutan Gresik. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya dengan pemeriksaan, tetapi juga perlu disertai edukasi, kepedulian, dan tindak lanjut sesuai kebutuhan. “Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan kerja sama, kita bisa membangun lingkungan Rutan yang lebih sehat, aman, dan manusiawi,” tambahnya.
Melalui kegiatan tracing TB, VCT mobile, dan CKG ini, Rutan Gresik berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan yang preventif, responsif, dan berkesinambungan. Sinergi bersama Dinas Kesehatan, Puskesmas Cerme, PKBI Jawa Timur, STPI TB, serta seluruh petugas diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat bagi petugas maupun Warga Binaan. (Humas Rutan Gresik)
