Mengenal Kepala Negara Vatikan dan Kewenangannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai negara yang berdaulat, Vatikan memiliki pemimpin yang mengatur urusan negara tersebut. Kepala Negara Vatikan adalah Paus, yang memiliki kekuasaan baik dalam urusan politik maupun agama.
Paus memiliki peran penting dalam memimpin lebih dari satu miliar umat Katolik yang ada di seluruh dunia. Hal ini membuat Vatikan memiliki peran penting dan dihormati oleh negara lainnya.
Siapa Kepala Negara Vatikan?
Paus sebagai kepala negara Vatikan tidak hanya berperan untuk memimpin sebuah negara. Ia juga membawa misi perdamaian untuk umat Katolik di seluruh dunia. Lalu siapa paus sekarang? Simak penjelasan di bawah ini.
Paus Negara Vatikan
Mengutip dari situ kemlu.go.id, Kepala negara Vatikan dan Kepala Pemerintahan Takhta Suci adalah Sri Paus. Ia berkuasa penuh dalam hal legislatif, eksekutif, dan yudikatif, sehingga memiliki sebutan kehormatan, yaitu His Holliness.
Paus yang saat ini memimpin negara Vatikan adalah Paus Fransiskus (2013 – Sekarang). Paus Fransiskus resmi memimpin setelah Paus Benediktus XVI mengundurkan diri.
Vatikan memiliki dua hierarki utama yaitu hierarki keagamaan dan hierarki pemerintahan.
Kedua hierarki ini saling berkaitan karena sejatinya Takhta Suci Vatikan memiliki misi keagamaan, kemanusiaan, hak asasi manusia, ekumenis dan dialog dengan agama lain, perdamaian dan kesejahteraan dunia.
Dalam gereja Katolik, terdapat Kardinal yang memiliki gelar tertinggi kedua setelah Paus. Kardinal atau 'Prince of the Chruch' dipilih secara langsung oleh Paus dari para Uskup.
Dewan Kardinal berwenang untuk menyelenggarakan pemilihan Paus dalam sidang Conlave.
Wewenang Paus
Sebagai kepala negara Vatikan, Paus memiliki kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Berikut adalah beberapa wewenang Paus sebagai kepala negara:
Paus memegang kekuasaan tertinggi di Vatikan yang bersifat monarki, absolut, teokratis, dan patrimonial.
Paus dibantu oleh Komisi Kepausaan dalam menjalankan pemerintahan sipil negara Vatikan.
Menurut Kitab Hukum Kanonika, Paus memiliki hak untuk mengangkat dan mengutus duta-dutanya ke gereja lokal maupun negara lain.
Paus memiliki wewenang untuk memperbaharui kelengkapan Takhta Suci Vatikan yang tergabung dalam suatu struktur khsus yang disebut Curia Romana.
Demikianlah kepala negara Vatikan dan wewenangnya yang dapat dipelajari. Paus membawa misi perdamaian yang dapat dijadikan contoh bagi tokoh lainnya.
Baca Juga: Sejarah Vatikan, Negara Terkecil di Dunia yang Dikenal Suci
