Konten dari Pengguna

Pantangan Naik Gunung Batur yang Harus Diketahui sebelum Pendakian

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pantangan Naik Gunung Batur, Foto: Pixabay/adliwahid
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pantangan Naik Gunung Batur, Foto: Pixabay/adliwahid

Gunung Batur merupakan salah satu gunung indah yang berada di Bali. Sebelum mendaki gunung ini, ketahuilah pantangan naik Gunung Batur yang harus ditaati pendaki.

Mengutip dari situs p2k.stekom.ac.id, Gunung Batur adalah sebuah gunung berapi kerucut aktif di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Gunung Batur memiliki kaldera yang luasnya mencapai 13,8 x 10 kilometer dan termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Gunung ini terbentuk dari tiga kerucut gunung berapi, yang masing-masing memiliki kawah sendiri.

Pantangan Naik Gunung Batur

Ilustrasi Pantangan Naik Gunung Batur, Foto: Pixabay/innokurnia

Pantangan naik Gunung Batur yaitu larangan bagi wanita yang sedang menstruasi dan harus menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak merusak atau mengambil apapun di gunung.

Sebaiknya hindari mendaki saat sedang menstruasi. Sebab, Gunung Batur ini dianggap sebagai tempat suci oleh umat Hindu.

Hindari juga merusak atau mengambil apapun dari gunung, termasuk tumbuhan, batu, atau tanda jalur pendakian. Bawa kembali semua sampah dan bekas makanan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Mengutip dari situs globaleur.com, gunung ini masih menjadi gunung berapi yang masih aktif hingga ketinggian hampir 6000 kaki. Di sini pengunjung dapat menyaksikan matahari terbit yang megah dari salah satu titik tertinggi di Bali.

Dari puncaknya, pengunjung dapat melihat hamparan hutan yang luas hingga ke pantai dan hamparan Pasifik di luarnya.

Masih dikutip dari situs globaleur.com, tips saat mengunjungi Gunung batur ini yaitu bisa berangkat lebih awal. Sekitar pukul 2:30 dini hari.

Pendaki dapat berangkat dari kota besar terdekat, seperti Ubud. Perjalanan akan berkelok-kelok dan berlubang.

Beberapa organisasi tur menyediakan sarapan, tetapi jangan berharap sesuatu yang mewah. Sarapan biasanya terdiri dari 2 telur rebus dan jeruk hijau. Pastikan untuk tidur lebih awal sehari sebelumnya.

Mematuhi pantangan ini penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain, dan kelestarian lingkungan Gunung Batur.

Itulah dia penjelasan mengenai Gunung Batur dan pantangan naik Gunung Batur yang harus diketahui sebelum pendakian. Gunung Batur adalah tempat suci dan memiliki nilai spiritual bagi masyarakat Bali. (IF)

Baca juga: Mitos Gunung Arjuno yang Populer di Kalangan Pendaki