Konten dari Pengguna

Sejarah dan Isi Perjanjian Linggarjati yang Penting bagi Indonesia

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah dan isi Perjanjian Linggarjati. Sumber: Pixabay/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah dan isi Perjanjian Linggarjati. Sumber: Pixabay/pexels.com

Perjanjian Linggarjati adalah salah satu perjanjian yang dilakukan oleh Indonesia dan Belanda. Sejarah dan isi Perjanjian Linggarjati membahas tentang pengakuan wilayah Indonesia pasca merdeka.

Sari, Syah, dan Basri dalam Tinjauan Historis Implementasi Isi Perjanjian Linggarjati Indonesia dan Belanda Tahun 1946-1947 menyebutkan bahwa Perjanjian Linggarjati adalah suatu perjanjian yang dilakukan oleh Indonesia dalam rangka memperoleh pengakuan dari Belanda maupun secara internasional.

Untuk mengetahui informasi mengenai sejarah dan isi Perjanjian Linggarjati, simak selengkapnya di artikel berikut.

Sejarah Perjanjian Linggarjati

Ilustrasi sejarah dan isi Perjanjian Linggarjati. Sumber: Sora Shimazaki/pexels.com

Perjanjian Linggarjati adalah salah satu perjanjian yang dilakukan Indonesia dengan Belanda pasca kemerdekaan. Sejarah Perjanjian Linggarjati berawal dari Belanda yang berupaya untuk menguasai Indonesia kembali meskipun negara ini telah memproklamasikan kemerdekaannya.

Hal ini bermula dari tibanya pasukan Belanda yang tergabung dalam NICA di Indonesia. Pasukan NICA ini membonceng Sekutu yang saat itu usai memenangkan peperangan dalam melawan Jepang.

Setelah itu, akhirnya terjadi perundingan untuk membahas terkait status kemerdekaan Indonesia. Pertemuan pertama berlangsung di Jakarta tanggal 23 Oktober 1945. Sayangnya, pertemuan ini gagal memperoleh kesepakatan.

Akhirnya dilanjutkan pertemuan kedua tanggal 13 dan 16-17 Maret 1946. Pertemuan ini menghasilkan naskah Rumusan Jakarta atau Batavia Concept yang isinya merupakan nota kesepahaman guna menginjak langkah perundingan selanjutnya.

Perjanjian Linggarjati akhirnya mampu dilaksanakan tanggal 11-13 November 1946 di Linggarjati, Jawa Barat, diteken tanggal 15 November 1946, dan ratifikasi resmi tanggal 25 Maret 1947.

Isi Perjanjian Linggarjati

Perjanjian Linggarjati yang disepakati tanggal 15 November 1946 ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting mengenai pengakuan wilayah Indonesia. Adapun beberapa isi Perjanjian Linggarjati adalah:

  1. Belanda mengakui Indonesia secara de facto dengan wilayah kekuasaannya terdiri atas Jawa, Sumatera, serta Madura.

  2. Belanda harus meninggalkan daerah-daerah yang diakui secara de facto maksimal pada 1 Januari 1949.

  3. Indonesia dan Belanda akan bekerja sama guna membentuk Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan Republik Indonesia menjadi salah satu bagiannya.

  4. RIS dan Belanda akan mendirikan Uni Indonesia-Belanda, lalu jabatan ketua dipegang oleh Ratu Belanda.

Demikian informasi mengenai sejarah dan isi Perjanjian Linggarjati yang perlu dimengerti. [ENF]