Konten dari Pengguna

Sejarah Isra Miraj yang Penting Diteladani

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Isra Miraj. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Isra Miraj. Sumber: Unsplash

Sejarah Isra Miraj menjadi kisah yang banyak mengandung pelajaran bagi umat Muslim.

Dikutip dari buku Kisah Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW oleh Syofyan Hadi, Isra' dan Mi'raj merupakan peristiwa sangat penting dan agung dalam perjalanan risalah Nabi Muhammad SAW. Perjalanan tersebut sangat jauh dan sulit digambarkan.

Lantas, bagaimana sejarah Isra Miraj yang dapat diteladani?

Sejarah Isra Miraj

Ilustrasi Sejarah Isra Miraj. Sumber: Unsplash

Isra Miraj merupakan sebuah peristiwa yang menjadi hiburan dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW karena ditinggalkan dua orang yang dicintainya.

Isra Miraj berawal ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

Dalam perjalanan tersebut, Nabi Muhammad SAW mengendarai buraq, yaitu hewan putih dengan tubuh lebih besar dari keledai, namun lebih kecil dari bagal.

Sesampainya di Baitul Maqdis, Nabi Muhammad SAW menambatkan buraq dan salat dua rakaat di dalam Masjidil Aqsa.

Setelah selesai, Nabi Muhammad SAW didatangi Malaikat Jibril yang membawakan segelas susu dan segelas arah. Beliau memilih susu sehingga Malaikat Jibril berkata, "Engkau memilih fitrah".

Setelahnya, Allah SWT menaikkan Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril ke langit pertama. Jibril meminta penjaga pintu langit membukakan pintu.

Malaikat penjaga pintu bertanya, "Siapa kamu?"

Kemudian, Jibril menjawab, "Aku Jibril".

Penjaga langit kembali bertanya, "Siapa yang bersamamu?"

Malaikat Jibril menjawab, "Muhammad".

Penjaga langit bertanya, "Apakah dia diutus (untuk menghadap Allah)?"

Malaikat Jibril menjawab, "Dia memang diutus".

Pintu langit pun terbuka untuk Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad SAW. Di sana, Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Adam AS yang menyambut beliau dan mendoakan kebaikan.

Nabi Muhammad SAW kemudian melanjutkan perjalanan ke langit berikutnya. Setiap penjaga langit mengajukan pertanyaan yang sama sebelum akhirnya membukakan pintu untuk Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril.

Di setiap tingkatan langit, Nabi Muhammad SAW bertemu nabi-nabi lain hingga langit ketujuh. Setelah itu, Nabi Muhammad SAW dibawa Malaikat Jibril ke Sidratul Muntaha.

Di sana, Nabi Muhammad SAW melihat banyak sekali tanda kebesaran Allah SWT. Allah SWT memberi wahyu dan mewajibkan salat 50 kali dalam sehari semalam.

Namun, atas masukan dari Nabi Musa AS, Nabi Muhammad SAW meminta keringanan sehingga Allah SWT mewajibkan hanya salat 5 waktu dalam sehari semalam.

Selain menerima perintah, Nabi Muhammad SAW dipersilakan masuk ke surga.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah Isra Miraj.(LAU)