Museum Konferensi Asia Afrika: Saksi Bisu Sejarah Penting Dunia
Akun yang membahas tentang kota Bandung
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kota Bandung mempunyai banyak warisan sejarah, mulai dari masa kolonial hingga kemerdekaan. Salah satu saksi bisu sejarah dunia yang penting adalah Museum Konferensi Asia Afrika.
Museum ini menjadi saksi pertemuan penting antara pemimpin dan perwakilan negara-negara Asia dan Afrika. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan, kerjasama antar bangsa, dan dekolonisasi.
Informasi Mengenai Museum Konferensi Asia Afrika
Museum Konferensi Asia Afrika merupakan salah satu tempat yang bisa digunakan untuk mempelajari peristiwa Konferensi Asia Afrika pada tahun 1995. Di tempat ini, pengunjung dapat mengetahui berbagai informasi mengenai acara internasional tersebut, baik dari dokumentasi hingga rekaman sambutan Presiden Soekarno.
Selain itu, di museum KAA ini, pengunjung juga dapat menemukan berbagai benda bersejarah, mulai dari meja, kursi, mesin tik, kamera, dan benda-benda lain yang berkaitan dengan Konferensi Asia Afrika. Terdapat pula ruang utama yang menjadi tempat bendera negara-negara peserta KAA 1995.
Hal menarik lainnya di tempat ini adalah Gong Perdamaian Asia Afrika di sudut ruangan yang dibuat saat perayaan 50 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tahun 2005.
Sebagai salah satu objek wisata sejarah yang menarik, tempat ini mempunyai fasilitas lengkap untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Fasilitas tersebut, mulai dari pemandu wisata, perpustakaan dokumen konferensi, dan ruang audio visual yang menayangkan film-film dokumenter dunia hingga tahun 1950 an.
Baca Juga: Amazing Art World Bandung, Museum yang Tidak Membuat Bosan
Lokasi dan Jam Buka Museum Konferensi Asia Afrika
Museum Konferensi Asia Afrika berlokasi di Jl. Asia Afrika No.65, Bandung, Jawa Barat. Lokasi ini berada di pusat kota sehingga mudah diakses oleh kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada laman Instagram @asiafricamuseum.
Untuk jam bukanya, museum ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-15.00 WIB. Saat datang ke tempat ini pengunjung tidak perlu khawatir akan harga tiket masuk karena hal tersebut tidak ada atau gratis.
Museum Konferensi Asia Afrika menjadi saksi bisu pertemuan negara-negara di kedua benua besar tersebut untuk membahas mengenai kemerdekaan pasca Perang Dunia II. Museum ini dapat menjadi referensi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi ketika berlibur di kota Bandung. (AIN)