Konten dari Pengguna

Cara Menjemur Ikan Teri agar Cepat Kering dan Tidak Amis

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menjemur Ikan Teri, Foto:Unsplash/Diane Helentjaris
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menjemur Ikan Teri, Foto:Unsplash/Diane Helentjaris

Meski terlihat sederhana, menjemur ikan teri tidak bisa dilakukan sembarangan. Cara menjemur ikan teri merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pengolahan hasil laut yang banyak dilakukan oleh masyarakat pesisir.

Aktivitas ini sudah menjadi bagian dari tradisi turun-temurun, namun tetap memerlukan perhatian khusus agar hasilnya berkualitas.

Cara Menjemur Ikan Teri

Ilustrasi Cara Menjemur Ikan Teri, Foto:Unsplash/Getty Images

Dikutip dari laman ojs.umb-bungo.ac.id, cara menjemur ikan teri merupakan proses penting dalam pengolahan ikan asin yang bertujuan untuk menghasilkan produk yang tahan lama dan berkualitas.

Proses pengeringan ini tidak boleh dilakukan sembarangan karena dapat memengaruhi rasa, aroma, serta daya simpan ikan teri. Jika tidak tepat, hasilnya bisa terlalu amis, tidak kering sempurna, dan cepat rusak.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mencuci ikan teri hingga benar-benar bersih.

Pencucian menggunakan air mengalir dapat membantu menghilangkan kotoran, lendir, dan sisa garam berlebih jika ikan telah melalui proses pengasinan. Proses ini sangat penting untuk mengurangi bau amis sejak awal.

Setelah dicuci, ikan teri harus ditiriskan terlebih dahulu hingga air benar-benar berkurang. Penirisan ini bertujuan agar saat dijemur, ikan tidak terlalu basah, sehingga proses pengeringannya bisa lebih cepat dan merata.

Wadah berlubang atau tampah bambu sangat cocok digunakan pada tahap ini.

Selanjutnya, tempat penjemuran perlu diperhatikan. Pilih lokasi terbuka dengan paparan sinar matahari langsung.

Permukaan penjemuran harus bersih dan terlindung dari debu maupun gangguan hewan seperti lalat. Gunakan jaring atau penutup kasa untuk menjaga kebersihan tanpa menghalangi sinar matahari.

Penataan ikan saat dijemur harus dilakukan secara merata. Hindari menumpuk ikan agar setiap sisi terkena sinar matahari.

Balik ikan secara berkala untuk memastikan pengeringan menyeluruh. Penjemuran ideal dilakukan mulai pagi hingga sore hari, terutama saat matahari cukup terik, sekitar pukul 08.00 hingga 15.00.

Durasi penjemuran biasanya berlangsung antara satu hingga dua hari, tergantung pada cuaca dan ukuran ikan.

Jika cuaca mendung, proses bisa lebih lama dan meningkatkan risiko bau amis. Oleh karena itu, perencanaan waktu sangat penting untuk mendapatkan hasil terbaik.

Dengan teknik yang tepat, ikan teri akan cepat kering, tidak amis, dan memiliki daya simpan yang lebih lama. Kualitas ikan teri yang dihasilkan pun akan meningkat, baik untuk konsumsi maupun keperluan usaha.

Cara menjemur ikan teri yang benar akan menentukan keberhasilan dalam menghasilkan produk yang bersih, renyah, dan bebas bau tak sedap. (KIKI)

Baca juga: 7 Tanaman Buah yang Cocok di Dataran Rendah dan Mudah Hidup