Konten dari Pengguna

Media Tanam Cocopeat: Pengertian dan Manfaatnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi media tanam cocopeat. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi media tanam cocopeat. Foto: Pexels

Cocopeat merupakan serbuk sabut kelapa yang kerap dijadikan sebagai media tanam organik.

Media tanam cocopeat umumnya digunakan untuk menanam tanaman hidroponik karena memiliki daya serap air yang tinggi.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai pengertian dan manfaat cocopeat dalam proses budidaya tanaman. Simak selengkapnya di sini

Pengertian Cocopeat

Ilustrasi media tanam cocopeat. Foto: Pexels

Menurut buku Fisiologi Media Tanam Berbasis Limbah karya Nora dan Hadi, cocopeat adalah media tanam organik yang terbuat dari serbuk sabut kelapa, yang terkadang dicampur dengan sekam bakar.

Cocopeat mengandung unsur hara yang penting, seperti fosfor, kalium, magnesoun, natrium, dan kalsium, dengan tingkat pH sedikit asam antara 5,8 - 6.

Sementara dikutip dari buku Panduan Terlengkap Hidroponik karya Hendro Wibowo, cocopeat bisa dibuat sendiri dengan menyiapkan sabut kelapa dan beberapa alat, seperti mesin ayak dan mesin pres.

Caranya adalah dengan menjemur bahan baku untuk mengurangi kadar aor hingga di bawah 15%. Setelah itu, baru lakukan pengayakan yang menghasilkan dust.

Pisahkan hasil pengayakan menjadi serbuk kasar dan halus. Serbuk halus kemudian bisa di pres sehingga menjadi cocopeat balok yang sudah dapat dijual di pasaran.

Manfaat Cocopeat

Ilustrasi media tanam cocopeat. Foto: Pexels

Cocopeat memiliki banyak manfaat untuk tanaman karena mampu menyerap air dan juga menggemburkan tanah. Cocopeat bahkan lebih baik dari tanah dalam segi daya serap dan daya simpan airnya.

Tanaman yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik akan cocok menggunakan media tanam cocopeat yang bahkan bisa menyimpan dan mempertahankan air 10 kali lebih baik.

Manfaatnya adalah akar tanaman tidak akan mudah kering dan tidak dapat terhidrasi. Selain itu, cocopeat juga ramah lingkungan dan dapat tergradasi dalam tanah jika sudah tidak lagi digunakan.

Cocopeat dapat didaur ulang menjadi media tanam baru dengan proses tertentu. Cocopeat bisa digunakan setelah disterilkan lebih dulu dengan cara dicuci dan dikeringkan.

Beberapa manfaat cocopeat sebagai media tanam lainnya, yakni:

  1. Dapat menyimpan air yang mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

  2. Menyimpan pupuk cair lebih lama yang bisa mengurangi frekuensi pemupukan.

  3. Menggemburkan tanah dengan pH netral.

  4. Baik untuk pembibitan karena menunjang pertumbuhan akar dengan cepat.

  5. Ampuh menghindari serangan hama dan tumbuhnya gulma.

  6. Membuat air tidak berbau dan justru memiliki aroma yang menyenangkan.

Demikian pembahasna mengenai pengertian dan juga manfaat media tanam cocopeat yang perlu diketahui penggiat tanaman. (SP)