Panduan Memelihara Kura-Kura agar Tetap Sehat, Pemilik Wajib Tahu!

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kura-kura termasuk hewan yang jalannya lelet. Tetapi, binatang satu ini menggemaskan dan banyak dijadikan hewan peliharaan di rumah. Bagi yang ingin memelihara kura-kura agar tetap sehat, sebaiknya ketahui panduan memelihara kura-kura yang benar.
Lantas, bagaimana caranya? Simak artikel berikut!
Panduan Memelihara Kura-Kura
Merawat kura-kura memang tidak sulit, tetapi jika pemilik tidak telaten dan disiplin, bisa membuat kura-kura cepat mati. Untuk itulah, pemilik wajib memahami panduan memelihara kura-kura yang tepat. Berikut ini caranya:
1. Mempersiapkan Kandang yang Tepat
Langkah pertama merawat kura-kura adalah dengan mempersiapkan kandang yang tepat. Ukuran dan fasilitas kandang harus terpenuhi, apalagi kura-kura suka menghabiskan hari-harinya di dalam air.
Sediakan pula media daratan dengan menempatkan batu di sekitarnya. Pemilik juga perlu meletakkan kandang pada lokasi yang mudah terkena sinar matahari. Sebab, setelah kura-kura main di dalam air, mereka suka berjemur secara rutin.
2. Memenuhi Asupan Nutrisi
Pemilik harus memberikan asupan nutrisi untuk kura-kura. Makanan favorit kura-kura adalah ikan atau daging cincang. Pemilik bisa memberikan makanan berupa dedaunan, namun jangan berikan secara berlebihan supaya kura-kura tidak diare.
3. Menjaga Kesehatan Kura-Kura
Aloysius Fernandi dalam buku berjudul Panduan Mudah Merawat Kura-Kura Peliharaan menjelaskan kura-kura bisa terjangkit beberapa penyakit. Ketika hewan ini menunjukkan tanda-tanda sakit, segara berikan penanganan terbaik.
Adapun tanda kura-kura sedang sakit adalah:
Makan dan minum lebih sedikit daripada biasanya.
Banyak waktu berdiam diri dengan bersembunyi dalam cangkang.
Sendinya bengkak.
Berat badannya menurun.
Cangkangnya bermasalah, contohnya berubah warna.
Keluar cairan dari hidung, mata, dan mulutnya.
Kotoran kura-kura menjadi encer dari biasanya dan tidak segera sembuh.
4. Memastikan Suhu Lingkungan Kura-Kura Nyaman
Kura-kura termasuk reptil berdarah dingin dan mereka memerlukan sumber panas eksternal. Untuk itu, pemilik harus menjaga habitat kura-kura supaya tetap hangat dan lembap. Namun, jenis kura-kura yang berbeda juga mempunyai kebutuhan suhu yang berbeda.
Contohnya, kura-kura Rusia membutuhkan lingkungan yang lebih kering dan hangat dengan kelembapan 40-75%. Sedangkan, kura-kura Yunani menyukai suhu lebih basah dan dingin yang kelembapannya mencapai 40-60%.
5. Memastikan Kura-Kura Mendapatkan Pencahayaan Cukup
Pemilik harus memastikan agar kura-kura bisa memperoleh pencahayaan cukup. Kura-kura memerlukan pencahayaan UVA/UB untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.
Pemilik bisa membiarkan lampu menyala kurang lebih 10-12 jam sehari. Bohlam yang terpasang juga harus diganti teratur karena semakin lama penggunaan, semakin berkurang keluaran sinar UV dari bohlam tersebut.
Demikianlah penjelasan tentang panduan memelihara kura-kura agar sehat. Semoga membantu! (eK)
