Implementasi SDGs 4 DI SMK Negeri 2 Magelang Melalui Pembelajaran Rapat

Saya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Yogyakarta
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Shadiq Nur tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Magelang – Shadiq Nur Athallah, mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, melaksanakan kegiatan pembelajaran Pengelolaan Rapat di SMK Negeri 2 Magelang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 yaitu Quality Education (Pendidikan Berkualitas), melalui kegiatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami sekaligus mempraktikkan pengelolaan rapat secara langsung.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) selama pelaksanaan Praktik Kependidikan. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga mendorong peserta didik untuk aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan memahami berbagai tahapan dalam pengelolaan rapat. Pembelajaran diarahkan agar peserta didik dapat menghubungkan materi yang dipelajari dengan situasi yang dapat ditemui dalam lingkungan kerja.
Materi yang diberikan mencakup pengelolaan rapat secara daring dan luring, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga kegiatan setelah rapat. Peserta didik diberikan pemahaman mengenai penyusunan agenda, persiapan peserta, tempat atau media yang digunakan, pembagian tugas, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama rapat berlangsung. Selain memahami konsep, peserta didik juga diberikan latihan dan praktik agar dapat menerapkan materi yang telah dipelajari.
Dalam proses pembelajaran, peserta didik diberikan kesempatan untuk terlibat secara aktif melalui diskusi, latihan, dan praktik. Kegiatan tersebut mendorong siswa untuk melatih kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, serta menjalankan tugas sesuai dengan peran yang diberikan dalam sebuah rapat. Dengan demikian, pembelajaran Pengelolaan Rapat tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurut Shadiq Nur Athallah, pembelajaran Pengelolaan Rapat menjadi kesempatan bagi dirinya untuk mengembangkan kemampuan mengajar sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif kepada peserta didik. “Melalui pembelajaran Pengelolaan Rapat, saya ingin siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mengetahui bagaimana proses rapat dilakukan secara langsung. Dengan praktik, siswa dapat belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan memahami tanggung jawab dari setiap peran dalam rapat,” ujarnya.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Pembelajaran Pengelolaan Rapat yang memadukan teori dan praktik diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna serta membantu peserta didik mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Salah seorang peserta didik kelas XI MPLB juga menyampaikan bahwa kegiatan praktik membuat materi Pengelolaan Rapat lebih mudah dipahami. “Menurut saya, pembelajaran seperti ini lebih mudah dipahami karena kami tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mencoba langsung bagaimana menjadi peserta dan menjalankan peran dalam rapat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Shadiq Nur Athallah memperoleh pengalaman langsung dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran, mulai dari penyampaian materi, pengelolaan kelas, pemberian latihan, hingga evaluasi pembelajaran. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik.
Pembelajaran Pengelolaan Rapat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta didik, khususnya dalam meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola kegiatan rapat. Keterampilan tersebut tidak hanya dibutuhkan dalam pembelajaran di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan dalam kegiatan organisasi maupun lingkungan kerja di bidang administrasi perkantoran.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNY turut berkontribusi dalam mendukung pendidikan berkualitas di SMKN 2 Magelang. Pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik menjadi salah satu upaya untuk memberikan pengalaman belajar yang relevan dan mendukung peserta didik dalam mengembangkan pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja.
