Konten dari Pengguna

GEMAR SEHAT, Remaja Ngabenrejo dan KKN UNNES Kompak Lawan Anemia Cegah Stunting

Shalsa Alifah

Shalsa Alifah

Mahasiswa pada program studi Kesehatan Masyarakat

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Shalsa Alifah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Grobogan, 12 Juli 2025 — Suasana antusias mewarnai Posko Giat 12 SKM UNNES 2025 di Desa Ngabenrejo pada hari Sabtu. Remaja desa dengan penuh semangat mengikuti kegiatan bertajuk “GEMAR SEHAT: Gerakan Masyarakat Remaja Sehat dengan Edukasi Reproduksi dan Konsumsi TTD”. Program ini merupakan salah satu kegiatan utama pada pelaksanaan Giat 12 SKM UNNES 2025 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNNES dan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Ngabenrejo.

Kegiatan GEMAR SEHAT diinisiasi sebagai langkah pencegahan anemia pada remaja yang masih menjadi masalah kesehatan di pedesaan. “Remaja harus tahu tentang anemia dan cara mencegahnya. Salah satunya dengan rutin mengonsumsi tablet tambah darah (TTD). Kalau sejak sekarang mereka sadar, maka risiko kelahiran anak stunting bisa ditekan,” ujar Shalsa Alifah, narasumber kegiatan yang juga mahasiswa Giat 12 SKM UNNES 2025.

Penyampaian materi oleh shalsa alifah
zoom-in-whitePerbesar
Penyampaian materi oleh shalsa alifah

Acara dimulai dengan penyampaian materi seputar anemia, penyebab, dampak, dan cara pencegahannya. Untuk mengukur pemahaman peserta, dilakukan pretest sebelum materi, serta posttest dengan metode MITOS dan FAKTA setelah edukasi menggunakan enam pernyataan kunci. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai anemia dan pentingnya TTD.

Antusiasme terlihat jelas, remaja aktif bertanya serta menanggapi materi yang disampaikan. Diskusi berlangsung interaktif, bahkan beberapa remaja berbagi pengalaman seputar kebiasaan makan dan pola hidup sehari-hari, seperti sering mengkonsumsi seblak dan minum es teh.

Kegiatan diakhiri dengan aksi minum TTD bersama, sebagai simbol komitmen remaja Ngabenrejo untuk melawan anemia sebagai preventif terjadinya kelahiran anak stunting. Tablet sudah disediakan oleh mahasiswa Giat 12 SKM UNNES 2025 bekerja sama dengan bidan desa.

Sebagai penunjang keberlanjutan program, Shalsa Alifah sebagai narasumber juga menghadirkan media edukasi berjudul “Mengetahui Anemia Lebih Dekat dan Cara Pencegahannya”. Produk media ini secara simbolis diserahkan kepada pihak Pemerintah Desa Ngabenrejo untuk kemudian disalurkan kepada para remaja. Diharapkan, media edukasi tersebut dapat menjadi panduan praktis bagi remaja dalam memahami anemia serta langkah pencegahannya.

Penyerahan produk kepada Kepala Desa

Program GEMAR SEHAT ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran remaja Desa Ngabenrejo untuk menjaga kesehatan reproduksi, sekaligus mencetak generasi yang lebih sehat, produktif, dan terhindar dari. Bersama UNNES Giat “Membangung Indonesia Dari Desa”