Konten dari Pengguna

Faktor Peran Motivasi Iklim Organisasi

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Silvi Andriyani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi organisasi dengan motivasi dan iklim positif (Sumber: https://pixabay.com/photos/feedback-report-back-business-people-3653368/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi organisasi dengan motivasi dan iklim positif (Sumber: https://pixabay.com/photos/feedback-report-back-business-people-3653368/)

Suatu peningkatan kinerja pada potensi sumber daya manusia didalam organisasi atau perusahaan sangat berpengaruh dengan tenaga kerja dari setiap individunya. perusahaan membutuhkan tenaga kerja dari sumber daya manusianya, karena kinerja yang baik dimiliki oleh setiap kualitas individunya.

Motivasi merupakan sebuah bentuk dorongan atau dukungan setiap individu didalam melakukan suatu tindakan prilaku dengan cara berbeda-beda. motivasi tercipta berasal dari beberapa faktor internal maupun eksternal, yang mana faktor internalnya seperti kebutuhan psikologis, aspirasi, ataupun keinginan sedangkan pada faktor eksternalnya terdapat pengakuan sosial.

Adapun beberapa teori motivasi yang masih relevan didalam suatu perusahaan yang digunakan sebagai landasan dasar untuk meningkatkan motivasi anggotanya. Berikut beberapa teorinya:

  1. Teori Hierarki (Maslow 1943,1954) yang mana teori ini di kemukakan oleh Abraham Maslow yang mengatakan bahwa manusia memiliki 5 tingkatan kebutuhan yang disusun seperti paramida yang terdapat yang sedang di butuhkan. Di dalam teori ini terdapat 5 kebutuhan: kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial seperti relasi pertemanan, keluargaan sebagai rasa memiliki dan diterima dengan baik, kebutuhan akan pengahargaan, dan terakhir Kebutuhan Aktualisasi seperti pengembangan diri.

  2. Teori Kesehatan Motivator (Frederick Herzberg, 1966). Menjelaskan bahwa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pada motivasi kerja individu, dipengaruhi 2 faktor yaitu faktor higienis dan faktor motivator.

  3. Teori Harapan (Victor Vroom, 1964). Mengatakan bahwa motivasi kerja setiap seseorang berpengaruh pada harapan yang mereka hasilkan sesuai keinginannya atau tidak pada tempat tersebut.

Motivasi ini berkaitan erat dengan Iklim Organisasi sebab Iklim organisasi yang terbentuk merupakan hasil dari interaksi antara faktor motivasi dan demotivasi. Yang mana Apabila pada Organisasi tersebut dengan iklim positif cenderung memiliki anggota yang lebih termotivasi, produktif, dan memiliki komitmen tinggi dan begtupun sebaliknya.

Ilklim pada organisasi dapat membentuk iklim organisasi yang mendukung dan mendorong anggota untuk mencapai potensi penuh mereka. Adapun beberapa Faktor pengaruh motivasi pada iklim organisasi yaitu:

Pengaruh Motivasi terhadap Iklim Organisasi

• Iklim Organisasi Positif: Bagaimana motivasi setiap anggota dapat menciptakan iklim kerja yang positif dan produktif.

• Iklim Organisasi Negatif: Dampak kurangnya motivasi terhadap iklim organisasi yang baik.

Maka penting bagi setiap perusahaan memahami kebutuhan setiap anggotanya agar membangkitkan motivasinya yang akan berdampak baik untuk iklim didalam organisasi tersebut, dan penting juga untuk dapat memahami faktor iklim organisasi seperti apa agar memiliki identitas didalam organisasi itu memiliki citra yang baik dipandangan Masyarakat.

Daftar Pusaka

Tri Andjarwati, “Motivasi dari Sudut Pandang Teori Hirarki Kebutuhan Maslaw, Teori Dua Faktor Herzberg, Teori X Y Mc Gregor, dan Teori Prestasi Motivasi Mc Clelland”, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, vol 1, no 1, 2015, hal. 48

Langgeng, Sri. Martinus, Ratnasari,. Dan Herni, Widiyah. (2020). Analisis Karakteristik Individu, Lingkungan Kerja, Iklim Organisasi, Motivasi, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal manajemen dan organisasi riview

Silvi Andri Yani, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Haka