Konten dari Pengguna

Dari Jakarta untuk Kampung: Kenapa Kita Selalu Pulang Bawa Oleh-oleh

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Steven Christian Abraham tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keripik tempe Tem.peh rasa original, oleh-oleh khas Jakarta untuk dibawa pulang kampung. (Foto: Dokumentasi pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Keripik tempe Tem.peh rasa original, oleh-oleh khas Jakarta untuk dibawa pulang kampung. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Coba bayangkan kita sedang berdiri di stasiun menjelang tahun baru. Tas di punggung, kantong plastik di kedua tangan. Isinya bukan baju, melainkan oleh-oleh. Sambil menunggu kereta, kepala kita sibuk menghitung: ini cukup untuk berapa orang di rumah?

Pertanyaan itu terdengar sepele, tapi hampir semua perantau Jakarta pernah merasakannya. Soalnya, pulang kampung tanpa membawa apa-apa rasanya ada yang kurang. Oleh-oleh seperti kabar singkat yang bilang: aku baik-baik saja di sana, dan aku masih ingat kalian.

Karena itu, oleh-oleh jarang soal harga. Ia soal siapa yang kita ingat. Ada nenek, paman, sepupu, sampai tetangga sebelah rumah yang selalu menyambut dengan senyum. Semuanya harus kebagian.

Nah, di titik inilah banyak orang akhirnya melirik keripik. Salah satunya keripik tempe dari Tem.peh, usaha lokal asal Jakarta yang berdiri sejak 2017. Mereka memosisikan produknya sebagai oleh-oleh khas Jakarta, dengan pilihan rasa original, pedas manis, dan jeruk nipis pedas.

Masalah berikutnya adalah selera. Di meja keluarga besar, tidak semua orang suka yang sama. Karena itu Tem.peh menyediakan paket Trio Snack berisi keripik tempe, keripik pisang Kpok, dan keripik ubi Ubiko. Satu paket, tiga rasa, jadi tiap orang punya favoritnya sendiri.

Paketnya pun beragam, mulai dari Paket Luar Kota, Paket Spunbond dengan tas jinjing hitam, sampai Paket Box. Di situs resminya, harganya berkisar Rp250 ribuan ke atas, tergantung jenis paket.

Tapi namanya juga keripik, musuh terbesarnya adalah remuk di jalan. Tem.peh sendiri punya aturan cukup tegas soal ini. Untuk kirim ke luar kota dengan jasa kirim reguler, hanya paket tem.peh mini isi 5 atau 10 yang dianggap aman. Kalau beli dalam jumlah banyak, wajib pakai box, sebab tanpa box paket berisiko hancur parah.

Pada akhirnya, tahun baru memang selalu punya cara membawa kita pulang. Dan apa pun isi tas yang kita jinjing, pesannya sama: ada yang menunggu di rumah, dan kita belum lupa jalan pulang.