Cristiano Ronaldo Kejar Rekor 1000 Gol demi Portugal

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha.
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha.

Cristiano Ronaldo mengonfirmasi keputusan untuk menunda masa pensiunnya dari level internasional demi mengejar pencapaian historis 1.000 gol bersama tim nasional Portugal pekan ini.

Penyerang veteran yang kini membela Al-Nassr di Arab Saudi tersebut sempat mempertimbangkan gantung sepatu setelah gelaran Piala Dunia lalu. Namun, setelah melakukan perenungan mendalam mengenai masa depannya, megabintang berusia 41 tahun itu memilih untuk terus memperkuat negaranya dan membimbing generasi muda Selecao das Quinas.

Hasrat Mengukir Sejarah Seribu Gol

Ronaldo saat ini telah mengoleksi 979 gol sepanjang karier profesionalnya, baik di tingkat klub maupun internasional. Menembus angka empat digit menjadi target realistis yang ingin diraihnya, terlebih jika gol ke-1.000 tersebut lahir saat ia mengenakan seragam kebanggaan Portugal. Baginya, momen tersebut akan menjadi penutup yang sangat indah dalam perjalanan panjang karier sepak bolanya.

Meskipun demikian, mantan penyerang Real Madrid dan Manchester United itu menegaskan bahwa target tersebut bukanlah sebuah obsesi yang merusak kegembiraannya dalam bermain. “Mencetak gol ke-1.000 untuk tim nasional akan menjadi puncak dari segalanya—sebuah kisah yang indah. Itu bukan akhir dari segalanya, tetapi itu akan menjadi narasi yang luar biasa,” ungkap Ronaldo. Ia menambahkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menikmati setiap hari di lapangan dan menjadi contoh bagi generasi muda.

Menepis Rumor Pensiun di Jose Alvalade

Spekulasi mengenai akhir karier internasional Ronaldo sempat merebak menjelang pertandingan Nations League melawan Wales di Stadion Jose Alvalade, Lisbon. Stadion tersebut memiliki nilai historis mendalam karena merupakan markas Sporting CP, klub profesional pertama tempat Ronaldo memulai debutnya. Banyak pengamat memprediksi laga ini akan menjadi momen perpisahan yang sempurna bagi sang kapten, namun Ronaldo dengan tegas membantah rumor tersebut.

Ronaldo menyatakan bahwa dirinya baru akan berhenti membela tim nasional ketika merasa sudah tidak bisa memberikan kontribusi nyata di lapangan. Keputusan untuk terus bermain diambil setelah berdiskusi langsung dengan presiden federasi dan pelatih Portugal. “Saya sempat berpikir. Anda harus berpikir. Itulah mengapa Anda melihat saya di sini sekarang. Artinya, saya akan terus melangkah,” tegas pemilik lima gelar Ballon d'Or tersebut.

Menjawab Kritik Media dan Publik Portugal

Perjalanan Ronaldo di tim nasional tidak selalu berjalan mulus tanpa hambatan, terutama dari media lokal. Surat kabar ternama Portugal, A Bola, sempat membuat jajak pendapat yang menunjukkan bahwa sebagian pembaca tidak memilih Ronaldo untuk masuk dalam daftar starting XI utama. Menanggapi hal tersebut, sang penyerang mengaku sudah sangat terbiasa dengan tekanan dan kritik yang datang dari berbagai stasiun televisi.

Baginya, dukungan nyata dari para penggemar jauh lebih berharga dibandingkan analisis kritis para pengamat sepak bola. Ronaldo menyadari bahwa beberapa pihak sangat menginginkan dirinya segera mundur dari panggung internasional, namun hal itu justru tidak menggoyahkan komitmennya. Selama masih merasa bugar dan mampu membantu tim meraih kemenangan, pemain yang akan menginjak usia 42 tahun pada Februari mendatang ini bertekad untuk terus memberikan kontribusi terbaiknya, baik di dalam maupun di luar lapangan.