Federico Chiesa Incar Awal Baru Bersama Andoni Iraola di Liverpool

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Federico chiesa saat diperkenalkan sebagai pemain baru oleh liverpool Foto: Instagram/ @liverpoolfc
zoom-in-whitePerbesar
Federico chiesa saat diperkenalkan sebagai pemain baru oleh liverpool Foto: Instagram/ @liverpoolfc

Penyerang Liverpool, Federico Chiesa, mengungkapkan tekad besarnya untuk membuktikan kualitas di bawah komando pelatih baru, Andoni Iraola. Setelah melewati masa-masa sulit dengan minim menit bermain di bawah rezim Arne Slot, pemain tim nasional Italia ini menjadikan pramusim sebagai momentum untuk mengamankan posisi inti dalam skuad The Reds musim depan.

Harapan Baru di Bawah Rezim Iraola

Setelah mencetak gol dalam laga pramusim kontra Sunderland yang berakhir dengan kemenangan 4-2 di Nashville, Chiesa menunjukkan sinyal positif. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain Liverpool kini tengah beradaptasi dengan filosofi baru yang diusung oleh Iraola.

“Kami telah berlatih selama dua pekan dengan pelatih baru. Kami sudah melihat apa yang dia inginkan. Dia menuntut intensitas tinggi dan kemampuan satu lawan satu di seluruh lapangan, itulah yang ingin kami tunjukkan hari ini,” ujar Chiesa seperti dikutip dari pernyataan resminya.

Komitmen Penuh untuk Liverpool

Chiesa yang didatangkan dari Juventus dengan nilai transfer 12,5 juta poundsterling pada Agustus 2024, sempat terpinggirkan dari skuad utama. Namun, ia menegaskan bahwa hatinya masih tertambat di Anfield dan ia tidak memikirkan opsi lain di luar klub saat ini.

“Saat ini, saya bahagia di sini di Liverpool. Saya mencintai klub ini, para penggemar, dan segalanya. Saya melakukan yang terbaik agar mendapat kesempatan di sini, dan setelah itu kita lihat saja nanti. Saat ini, satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah Liverpool,” tegasnya.

Meski sempat merasa frustrasi karena minimnya kepercayaan pada musim sebelumnya, Chiesa memilih untuk bersikap profesional. Ia kini sepenuhnya fokus pada arahan taktik Iraola terkait strategi pressing dan skema permainan yang akan diterapkan di musim kompetisi baru.

“Tahun lalu saya merasa siap untuk peran yang lebih besar, namun keputusan untuk bermain atau tidak sepenuhnya ada di tangan pelatih. Tahun ini adalah babak baru. Ada manajer baru dan saya harus fokus pada hal itu. Pembicaraan saya dengan Iraola sejauh ini hanya fokus pada tekanan dan taktik,” tutupnya.