Michael Owen Sebut Manchester United Blunder Lewatkan Joao Pedro

Gak pake lama, supersub hadir bawa info dan gosip bola internasional yang perlu kalian tahu.
·waktu baca 3 menit
Mantan penyerang legendaris Manchester United, Michael Owen, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan transfer mantan klubnya. Owen menilai Setan Merah telah melakukan kesalahan fatal karena tidak merekrut penyerang berbakat asal Brasil, Joao Pedro, jauh sebelum sang pemain menjelma menjadi bintang di Stamford Bridge bersama Chelsea.
Menurut Owen, lini serang Manchester United telah kehilangan sosok penyerang dinamis seperti Joao Pedro selama bertahun-tahun. Keputusan Setan Merah untuk mengabaikan potensi besar sang pemain saat masih membela Watford kini menjadi penyesalan besar seiring meroketnya performa Pedro di London Barat.
Penyesalan Michael Owen Atas Kelalaian Manchester United
Owen secara terbuka menyatakan kekagumannya pada kualitas Joao Pedro, yang ditebus Chelsea dari Brighton senilai 60 juta poundsterling setahun lalu. Bagi Owen, pemain berusia 22 tahun itu memiliki atribut lengkap yang sangat dibutuhkan oleh lini depan Setan Merah yang sempat mengalami paceklik penyerang berkualitas selama beberapa musim terakhir.
Dalam siniar The Good, The Bad & The Football, Owen mengungkapkan keheranannya mengapa pemandu bakat Manchester United tidak bergerak cepat saat Pedro masih bermain di Watford. “Saya adalah penggemar berat Pedro, saya pikir dia luar biasa. Faktanya, Manchester United seharusnya membeli dia sekitar empat tahun lalu ketika dia masih di Watford,” ujar mantan pemenang Ballon d'Or tersebut.
Prospek Cerah Chelsea di Bawah Kendali Xabi Alonso
Selain menyoroti kesalahan transfer Manchester United, Owen juga membagikan pandangan optimistisnya mengenai masa depan Chelsea. Di bawah asuhan manajer baru, Xabi Alonso, Chelsea diyakini mampu bangkit setelah hanya mampu finis di peringkat kesepuluh pada musim sebelumnya. Owen menilai absennya Chelsea di kompetisi Eropa musim ini justru menjadi keuntungan besar yang bisa dimanfaatkan untuk fokus penuh di kancah domestik.
Owen menyamakan situasi Alonso di Chelsea dengan kesuksesan fenomenalnya saat melatih Bayer Leverkusen di Bundesliga. Pelatih asal Spanyol tersebut diprediksi akan membawa perubahan taktik yang signifikan bagi skuad The Blues yang dinilai telah berbelanja pemain dengan sangat baik di bursa transfer. “Manajer ini melakukan sesuatu yang serupa dengan tim yang tidak diunggulkan di Jerman, dia akan mengubah banyak hal,” kata Owen meyakini potensi kebangkitan Chelsea.
Status Untouchable Joao Pedro di Stamford Bridge
Kontribusi instan Joao Pedro di Chelsea langsung menjadikannya sebagai poros utama serangan tim. Dengan torehan 20 gol di semua kompetisi pada musim debutnya, Pedro membuktikan diri layak menjadi andalan di lini depan. Ketajamannya bahkan membuat manajemen Chelsea langsung melabeli sang pemain sebagai salah satu pilar yang tidak boleh disentuh atau untouchable di dalam skuad taktis Alonso.
Komitmen jangka panjang Chelsea terhadap Pedro tercermin dari kontraknya yang masih tersisa tujuh tahun lagi. Ketegasan The Blues juga diuji ketika rival sekota mereka, Arsenal, mencoba mengajukan tawaran fantastis mencapai 100 juta euro yang langsung ditolak mentah-mentah. Ketertarikan dari raksasa Spanyol seperti Barcelona di masa lalu semakin memvalidasi analisis Owen bahwa Manchester United benar-benar telah melewatkan bakat emas yang kini menjadi buruan elit Eropa.
