Konten dari Pengguna

Gagal Itu Biasa, Asal Nggak Menyerah ...

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hidup memang tidak selalu dipenuhi keberhasilan. Ada lebih banyak jalan berliku, rencana yang gagal, dan harapan yang belum menjadi kenyataan. Namun, terkadang kita hanya membutuhkan satu keberhasilan untuk menyadari bahwa kegagalan-kegagalan sebelumnya tidak pernah benar-benar sia-sia. Dari kesalahan, kita belajar memperbaiki diri. Dari kehilangan, kita belajar menghargai. Dan dari kegagalan, kita belajar menemukan arah yang lebih tepat. Sebab, tidak semua hal yang terasa menyakitkan hari ini akan berakhir sebagai sesuatu yang sia-sia esok hari.

Sering kali, kita terlalu sibuk menyesali kegagalan hingga lupa bahwa hidup sedang mengajarkan sesuatu. Kita merasa tertinggal ketika melihat orang lain lebih dahulu berhasil, padahal setiap orang memiliki perjalanan dan waktunya sendiri. Tidak semua proses harus menghasilkan pencapaian dengan segera. Ada kalanya kita perlu jatuh berkali-kali agar lebih mengenal diri sendiri, memahami apa yang benar-benar kita inginkan, dan menyadari apa yang sebenarnya layak diperjuangkan. Jadi, jangan buru-buru menganggap diri kita gagal hanya karena hasilnya belum sesuai harapan.

Namun, keberhasilan pun bukan garis akhir dari perjalanan. Setelah berhasil meraih sesuatu, kita masih harus belajar agar tidak berhenti bertumbuh, tidak terjebak dalam pujian, dan tidak menjadikan pengakuan orang lain sebagai ukuran harga diri. Sebab, keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya tentang seberapa tinggi kita melangkah, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan. Tidak ada gunanya berdiri di tempat yang tinggi jika kita kehilangan kerendahan hati dan lupa kepada orang-orang yang pernah membantu kita bertahan ketika berada di bawah.

Anak-anak yang membaca di motor baca keliling

Ketahuilah, kita tidak harus terus-menerus membuktikan bahwa diri kita lebih hebat daripada orang lain. Cukuplah terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik daripada diri kita kemarin. Jika hari ini gagal, belajarlah. Jika esok berhasil, bersyukurlah. Jangan biarkan kegagalan merampas keberanian untuk melangkah, dan jangan biarkan keberhasilan membuat kita merasa sudah selesai. Sebab, hidup bukan semata-mata tentang berhasil mencapai tujuan, melainkan tentang menjadi manusia yang lebih bijaksana dalam setiap perjalanan. Selama masih ada sesuatu yang bermakna untuk diperjuangkan, selalu ada alasan untuk bangkit dan melanjutkan langkah maka kerjakanlah, sebisa dan semampu kita.

Terus terang, gagal itu sudah biasa bagi banyak orang. Tapi tetap berani mencoba dan berusaha di tengah ketidakpastian itu jauh luar biasa. Seperti pesan Ibu kita, "Teruslah ikhtiar dan berdoa Nak, jangan menyerah itu baru keren".