Cara Menghitung Zakat Mal dan 6 Syaratnya, Muslim Harus Paham

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung zakat mal perlu diketahui oleh setiap muslim. Menunaikan zakat adalah bagian dari rukun Islam. Oleh karena itu, hal yang berkaitan dengan zakat perlu dipelajari oleh umat muslim.
Selain mengetahui cara menghitung zakat mal, ketahui juga apa saja syaratnya. Dengan demikian, muslim akan semakin memahami zakat mal.
Cara Menghitung Zakat Mal dan Contohnya
Dikutip dari Fikih Zakat, Sedekah, dan Wakaf, Barkah, dkk (2020:66), zakat mal adalah kegiatan mengeluarkan sebagian harta kekayaan berupa binatang ternak, hasil tanaman (buah-buahan), emas dan perak, harta perdagangan, dan kekayaan lain diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan beberapa syarat.
Hukum zakat adalah wajib atas setiap muslim yang sudah memenuhi syarat-syarat tertentu.
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS At-Taubah ayat 103).
Cara menghitung zakat mal adalah dengan rumus berikut.
Zakat mal = (nilai bersih harta x 2,5 persen)
Contoh:
Bapak Afrizal mempunyai tabungan senilai Rp50.000.000. Selain itu, Bapak Afrizal juga memiliki reksa dana senilai Rp100.000.000. Jadi, total kekayaan sejenis nilainya Rp150.000.000. Berapa jumlah zakat mal yang harus dikeluarkan?
Zakat mal = (nilai bersih harta x 2,5 persen)
= Rp150.000.000 x 2,5% = Rp3.750.000
Jadi, jumlah zakat mal yang harus dikeluarkan Bapak Afrizal adalah Rp3.750.000.
Syarat Zakat Mal
Tidak semua harta muslim harus dikeluarkan zakatnya. Hanya harta-harta yang telah memenuhi syarat saja yang harus dibayarkan zakatnya. Berikut ini syarat zakat mal.
1. Kepemilikan Sempurna
Salah satu syarat penting zakat mal adalah kepemilikan sempurna. Artinya, harta tersebut benar-benar milik pribadi.
2. Harta Berkembang
Harta berkembang adalah harta yang nilainya terus berkembang seiring berjalannya waktu.
3. Melebihi Kebutuhan Pokok
Syarat berikutnya adalah melebihi kebutuhan pokok. Artinya, harta yang dimiliki bukan harta yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
4. Sudah Mencapai Nisab
Syarat zakat mal selanjutnya adalah sudah melebihi nisab. Nisab zakat mal adalah setara 85 gram emas. Jika seseorang mempunyai 85 gram emas atau harta lain yang nilainya setara 85 gram emas, maka orang tersebut wajib mengeluarkan zakat untuk hartanya.
5. Sudah Mencapai Haul
Syarat berikutnya adalah harta sudah mencapai satu haul atau periode satu tahun.
6. Tidak Punya Utang
Syarat zakat mal yang terakhir adalah tidak punya utang. Jika seseorang memiliki utang, maka ia wajib membayar utangnya terlebih dahulu.
Baca juga: Cara Bayar Zakat Fitrah 2025 Online di BAZNAS dan Rumah Zakat
Demikian cara menghitung zakat mal dan syaratnya yang harus dipahami oleh muslim. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)
