Konten dari Pengguna

Bukan Sekedar Berbicara, Tetapi Menyampaikan Makna: Pelajaran Berharga Dari LDKM

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari TRI PUTRI GALIH ANJANI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Dokumentasi pribadi penulis
zoom-in-whitePerbesar
Foto Dokumentasi pribadi penulis

Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang memahami ilmu di dalam ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu mengembangkan diri, membangun relasi, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Salah satu pengalaman yang memberikan banyak pembelajaran bagi saya adalah ketika mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM).

Selama mengikuti LDKM, saya mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru yang tidak hanya berkaitan dengan kepemimpinan, tetapi juga tentang bagaimana menjadi individu yang mampu berkomunikasi dengan baik, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menyadarkan saya bahwa seorang mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan dalam mengelola diri dan berinteraksi dengan orang lain.

Dalam rangkaian kegiatan LDKM, terdapat berbagai materi yang sangat bermanfaat, seperti keorganisasian, manajemen konflik, etika moral dan hukum, kepemimpinan, peluang karier, serta public speaking. Setiap materi memberikan pemahaman baru bagi saya mengenai pentingnya membangun karakter dan kemampuan yang dapat menunjang kehidupan perkuliahan maupun kehidupan bermasyarakat.

Dari sekian banyak materi yang diberikan, ada satu materi yang paling membuka wawasan saya, yaitu public speaking. Sebelumnya, saya berpikir bahwa public speaking hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan banyak orang. Namun, melalui materi ini saya memahami bahwa public speaking memiliki makna yang lebih luas.

Public speaking bukan hanya tentang bagaimana seseorang dapat berbicara dengan lancar, tetapi juga tentang bagaimana cara membawa sebuah pesan, menyampaikan ide dengan tepat, serta memahami siapa yang menjadi audience kita. Seorang pembicara yang baik tidak hanya berfokus pada apa yang ingin disampaikan, tetapi juga harus mampu memastikan bahwa pesan tersebut dapat diterima dan dipahami oleh orang lain.

Dalam materi tersebut, saya juga mempelajari beberapa hal penting untuk menjadi seorang public speaker yang baik, yaitu Think, Structure, Speak, dan Connect. Think mengajarkan pentingnya mempersiapkan pemikiran dan memahami tujuan dari pesan yang ingin disampaikan. Structure mengajarkan bagaimana menyusun pesan agar lebih terarah. Speak berkaitan dengan cara menyampaikan pesan dengan percaya diri, sedangkan Connect mengajarkan bagaimana membangun hubungan dengan audience agar komunikasi dapat berjalan lebih efektif.

Selain mendapatkan ilmu melalui materi, LDKM juga memberikan saya pengalaman secara langsung tentang pentingnya komunikasi bersama teman-teman. Hal tersebut saya rasakan ketika mengikuti kegiatan jelajah yang dilakukan sebanyak dua kali. Dalam kegiatan tersebut, saya belajar bahwa sebuah tantangan dapat diselesaikan dengan baik ketika setiap anggota mampu berkomunikasi, saling mendukung, dan menghargai satu sama lain.

Dari kegiatan jelajah tersebut, saya memahami bahwa setiap orang memiliki cara berpikir dan pendapat yang berbeda. Perbedaan tersebut bukan menjadi hambatan, melainkan menjadi kesempatan untuk belajar memahami sudut pandang orang lain. Dengan saling mendengarkan dan menghargai pendapat, hubungan dalam sebuah kelompok dapat menjadi lebih kuat dan tujuan bersama dapat tercapai.

Foto dokumentasi pribadi penulis

Bagi saya, LDKM bukan hanya sekadar kegiatan yang harus diikuti, tetapi menjadi proses pembelajaran untuk mengenal diri sendiri dan mengembangkan kemampuan yang saya miliki. Kegiatan ini mengajarkan saya bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu mengendalikan dan mengembangkan diri sendiri.

Melalui pengalaman LDKM ini, saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan, serta menjadi mahasiswa yang lebih percaya diri dan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.