Konten dari Pengguna

Mahasiswa UMY Kembangkan Rocket Stove untuk Atasi Persoalan Sampah di Wakatobi

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepulauan Wakatobi terkenal dengan keindahan alam lautnya. Kepulauan yang berada di Propinsi Sulawesi Tenggara ini bisa dijangkau dengan menggunakan kapal laut dari Kendari dan Buton. Setiap tahun, wisatawan datang untuk menikmati keindahan bawah laut Wakatobi.

Mahasiswa UMY Kembangkan Rocket Stove untuk Atasi Persoalan Sampah di Wakatobi
zoom-in-whitePerbesar

Sayangnya, persoalan sampah mengancam pesona laut Wakatobi. Sampah plastik yang tidak bisa terurai yang terbuang ke laut, mengancam kelestarian biota laut. Persoalan sampah ini juga terjadi di desa Mola Nelayan Bakti, sebuah perkampungan suku Bajo di Wakatobi. Perkampungan yang berada di atas laut ini merupakan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang tergabung dalam tim Tapak Pengabdi Khatulistiwa (Tabik) generasi kelima.

Salah satu inovasi yang dilakukan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta adalah dengan membangun alat pengolah sampah bernama rocket stove. Alat ini digunakan untuk membakar sampah plastik bagi warga Bajo. Desain dan pembangunan dilakukan oleh mahasiswa UMY bersama warga Bajo yang tinggal di desa Mola Nelayan Bakti.

Ketua tim KKN, Bintang Soediono menyatakan bahwa program divisi lingkungan hidup ini mendapat dukungan pemerintah setempat. “Selain rocket stove, program pelestarian lingkungan dilakukan dengan mengajak warga melakukan aksi pembersihan lingkungan laut dari sampah,” ujarnya pada Senin (25/8).

KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang telah berlangsung selama tiga tahun ini mendapat apresiasi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wakatobi, sekaligus rektor Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi menyatakan bahwa keberadaan KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memberi semangat dan gagasan nyata dalam pelestarian lingkungan. “Inisiatif rocket stove oleh mahasiswa UMY ini merupakan yang pertama di Wakatobi. Selanjutnya bisa kita kembangkan oleh pemerintah dan masyarakat di desa lain, bersama bank sampah. Program teknologi tepat guna dari mahasiswa ini sangat bermanfaat,” ujar Arusani.

Kegiatan KKN ini merupakan bagian dari pelaksanaan catur darma perguruan tinggi Muhammadiyah, terutama dalam pengabdian kepada masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan.

Simak videonya di sini.