UMY Susun Master Plan Wisata Herbal Semoyo di Gunungkidul

Berita tentang UMY
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

GUNUNGKIDUL — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk Pendampingan Masyarakat dalam Penyusunan Master Plan Kawasan Menuju Pengembangan Health and Wellness Tourism Kampung Herbal Semoyo. Program ini menjadi bagian dari skema Pengabdian Masyarakat Desa Binaan UMY yang bertujuan mendukung pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan pengabdian dipimpin oleh Ir. Nursetiawan, Ph.D. melalui pendampingan penyusunan peta wisata desa yang memuat berbagai potensi unggulan di Kalurahan Semoyo, Gunungkidul.
Beberapa potensi wisata yang dipetakan meliputi Hermoyo EduPark, Kampung Jahe Pulesari, Herbal Garden Pulesari, Kampung Kunyit Kanutan, Kampung Serai Jonggrang, Gunung Grigak, Track Jeep Watu Pecah, Track Jeep Fun Off-road Wono Sono, Air Terjun Curug Tamansari, Hiking Track Mundu, hingga Rumah Produksi Serai Wangi dan Kandang Komunal Agromoyo Sejahtera.
Melalui penyusunan master plan kawasan ini, masyarakat didorong untuk mengenali, memetakan, dan mengembangkan potensi wisata lokal secara terintegrasi dengan konsep health and wellness tourism atau wisata kesehatan dan kebugaran.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas Kampung Herbal Semoyo sebagai destinasi wisata edukasi, kesehatan, alam, dan budaya berbasis pemberdayaan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan kepada mitra, tim pengabdian UMY juga memberikan hibah berupa rumah peta wisata desa yang ditempatkan di dua titik strategis, yakni di depan Kantor Kelurahan Semoyo dan pintu masuk Kalurahan Semoyo di Gerbang Padukuhan Kanutan.
Keberadaan rumah peta wisata tersebut diharapkan dapat membantu wisatawan mengenali potensi kawasan sekaligus menjadi media informasi dan promosi wisata desa.
Ir. Nursetiawan, Ph.D. menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong pengembangan kawasan wisata yang terarah dan berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi herbal, alam, dan budaya yang dimiliki masyarakat Semoyo.
“Kami berharap master plan ini dapat menjadi dasar pengembangan wisata kesehatan dan kebugaran yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian potensi lokal,” ujarnya.
Program pengabdian ini menjadi bagian dari komitmen UMY dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat untuk menciptakan kawasan wisata yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Editor: Fildasari
