Konten dari Pengguna

Cara Pandang Gen Z dalam Dunia Pekerjaan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rifqiyah Amani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi AI Gen Z di Dunia Pekerjaan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi AI Gen Z di Dunia Pekerjaan

Setiap generasi memiliki karakteristik dan cara pandang berbeda di dunia kerja, termasuk generasi milenial yang sering dikenal sebagai generasi fokus bekerja, loyal terhadap perusahaan, dan cenderung patuh terhadap atasan. Sementara itu, Generasi Z hadir dengan gaya yang berbeda dan sering kali dianggap unik oleh generasi sebelumnya.

Gen Z tumbuh di era digital yang serba cepat sehingga mereka sangat dekat dengan teknologi, media sosial, serta berbagai tren terbaru. Hal itulah yang membuat mereka sering melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif yang dapat membantu membangun citra positif perusahaan. Meskipun memiliki gaya yang santai, mereka tetap mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai tanggung jawab yang diberikan oleh atasan.

Disisi lain, banyak Gen Z yang memilih untuk tidak menunjukkan seluruh kemampuan yang mereka miliki. Mereka khawatir bahwa semakin banyak kemampuan yang ditampilkan, semakin banyak pula pekerjaan tambahan yang akan dibebankan tanpa adanya penghargaan yang sepadan. Meski demikian, jika perusahaan memberikan apresiasi yang jelas, seperti kenaikan gaji, bonus, atau peluang karier yang lebih baik, mereka umumnya bersedia menerima tanggung jawab tambahan.

Ada pula istilah yang cukup populer di kalangan Gen Z, yaitu "teng go", yang berarti datang tepat waktu dan pulang tepat waktu. Ketika jam kerja hampir selesai, mereka biasanya sudah bersiap-siap pulang. Bahkan tidak jarang lima menit sebelum waktu pulang, mereka sudah berada di dekat mesin absensi.

Setelah pulang kerja, sebagian memilih bersantai di kafe sambil menikmati secangkir kopi untuk melepas penat. Sebagian lainnya langsung pulang ke rumah untuk beristirahat, rebahan, atau sekadar berselancar di media sosial. Meskipun sepanjang hari sudah berhadapan dengan layar komputer maupun ponsel, aktivitas scrolling media sosial seakan menjadi bagian dari rutinitas yang sulit dipisahkan dari kehidupan mereka.

Pada akhirnya, Gen Z bukanlah generasi yang malas bekerja. Mereka hanya memiliki cara pandang yang berbeda terhadap pekerjaan. Mereka menghargai keseimbangan hidup, kesehatan mental, lingkungan kerja yang sehat, serta penghargaan yang sesuai atas kontribusi yang diberikan.