Konten dari Pengguna

Dari Pekerja Menjadi Pengusaha

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ferri Cahyana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Potret seorang Karyawan PT yang habis kontrak. Sumber dari potret HP \Users\ON.COM38\Picture
zoom-in-whitePerbesar
Potret seorang Karyawan PT yang habis kontrak. Sumber dari potret HP \Users\ON.COM38\Picture

Setiap pekerja kontrak yang bekerja di salah satu perusahaan tertentu ketika masa kontraknya akan segera berakhir tentunya akan menjadi timbul suatu pertanyaan di benak hati dan pikiran apakah kita akan di perpanjang atau di habiskan masa kontraknya? Dalam hal ini sudah semestinya bagi seorang pekerja untuk mempersiapkan segala sesuatunya yang akan terjadi.

Seperti yang dikatakan oleh Bob Sadino salah satu seorang Pengusaha sukses di Indonesia bahwa "harta terbesar dalam hidup adalah kebebasan (freedom)"

Dari kutipan di atas dapat kita simpulkan bahwa kebebasan adalah hal yang paling berharga dalam hidup, jika kalian menjadi seorang pengusaha maka kebebasan akan anda dapatkan tetapi ketika anda menjadi seorang pekerja anda akan tetap terikat dan jauh dari kata bebas. Jadi jika memang anda ingin bebas dan tidak ingin terus-terusan diperintah oleh orang lain maka mulailah merencanakan untuk berwirausaha secara mandiri dengan berani mencoba tanpa pikir panjang karena itu bisa jadi awal yang baik.

Masalah dan pengalaman di dunia kerja

Saya pribadi sebagai mantan karyawan di salah satu perusahaan ternama di Indonesia pernah mengalami berbagai hiruk pikuk ketika menjadi seorang karyawan selama kurun waktu 2 tahun. Mulai dari sulitnya mencari pekerjaan saat ini, lelahnya ketika menjadi seorang pekerja, waktu dan aturan yang begitu mengikat dan pahitnya menjadi seorang perantau yang tinggal di sebuah kosan yang padat penduduk.

Ketika kita bekerja di suatu perusahaan tentunya akan ada banyak hal yang tidak mengenakan dan menyenangkan di lingkungan tempat kerja, misalnya atasan yang terlalu menekan karyawannya atau rekan kerja yang iri pada kita. Segala cara akan dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka pada kita demi tercapainya sebuah karier di suatu tempat kerja,karena ada dasarnya tidak semua rekan bekerja adalah teman. Terutama mereka yang sudah menjadi karyawan tetap yang merasa derajatnya sudah tinggi di atas para pekerja kontrak. Kasus pekerja tetap yang secara tidak langsung merendahkan pekerja kontrak baik itu secara sikap atau lisan sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia kerja antara atasan dengan bawahan dan antara pekerja tetap dengan pekerja kontrak, hal ini sudah menjadi bukti sudah ada kesenjangan kelas di dalam sebuah lingkungan pekerjaan.

Belum lagi berbagai masalah aturan pemerintah yang dirasa semakin menyudutkan nasib masa depan para pekerja kontrak. Sulitnya mencari sebuah pekerjaan, kurangnya jaminan para pekerja kontrak dan ketidakpastianya nasib pekerja kontrak di suatu perusahaan yang notabene masa kerjanya maksimal hanya 2 tahun saja. Dalam menanggapi hal ini sudah seharusnya bagi pemerintah untuk mulai memikirkan masa depan dan kesejahteraan nasib para pekerja khususnya pekerja kontrak dengan kebijakan yang lebih baik dan menjanjikan.

Berani untuk memulai menjadi seorang Pengusaha

Dalam berbagai pengalaman dan permasalahan di atas itulah yang membuat saya berpikiran selangkah lebih maju, berani untuk mandiri dan berani untuk membuka usaha sendiri. Tentunya ini sudah seharusnya menjadi sebuah kesadaran bagi para pekerja pabrik di seluruh Indonesia untuk mulai berpikiran selangkah lebih maju dengan mencoba hal-hal yang baru seperti berani untuk mulai berwirausaha secara mandiri, ini bisa menjadi suatu ide baru yang boleh di coba khususnya bagi para pekerja kontrak yang masih berusia muda dan masih bingung untuk menentukan arah tujuan masa depan.

Menjadi seorang karyawan tidaklah selamanya enak dan menyenangkan karena selama anda masih bekerja di situlah waktu dan kebebasan anda akan terus terikat. Berani untuk memulai usaha sendiri merupakan suatu rencana yang cukup bagus dan menjajikan untuk bekal di masa depan apalagi pelakunya adalah seseorang yang masih berusia muda, selain bisa bebas dan tidak terikat dengan instalasi tertentu menjadi pelaku usaha tentunya akan membantu program ekonomi kreatif UMKM sebagai pilar terpenting perekonomian Negara. Oleh sebab itu sudah saatnya kita sekarang untuk berpikiran maju, mulai menabung untuk sebuah modal dan berani memulai usaha sendiri secara mandiri dan setidaknya menjadi Bos untuk diri sendiri.

Oleh Ferri Cahyana/ Mahasiswa Fakultas Hukum UPB