Konten dari Pengguna

Pengukuran Kebutuhan Pipa dalam Program Pipanisasi oleh KKN UNAND 2026

Verona

Verona

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Andalas

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Verona tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sabtu, 10 Januari 2026
zoom-in-whitePerbesar
Sabtu, 10 Januari 2026

Program pipanisasi merupakan salah satu Upaya penting dalam mendukung keberlanjutan pertanian di Nagari Talang Anau, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota. Melalui program ini, air diharapkan dapat dialirkan secara lebih merata ke area sawah persawahan yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air.

Kegiatan pengukuran kebutuhan pipa dilakukan pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, melibatkan mahasiswa KKN Talang Anau UNAND 2026 bersama warga setempat. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui panjang jalur pipa yang dibutuhkan sebagai dasar perencanaan lanjutan program pipanisasi irigasi sawah.

Pelaksanaan pengukuran dilakukan di area Bonda panjang batang, Jorong Luak Begak dengan menyusuri jalur yang direncanakan sebagai lintasan pipa dari sumber air menuju lahan persawahan. Dalam proses tersebut, mahasiswa KKN turut menyaksikan pemasangan pipa yang telah tersedia, sekaligus mencatat kondisi lapangan serta kendala teknis yang ditemui.

Sabtu, 10 Januari 2026

Hasil pengukuran menunjukkan bahwa panjang pipa yang tersedia saat ini belum sepenuhnya mencukupi. Masih diperlukan tambahan pipa sepanjang 1,1 km agar aliran air dapat menjangkau seluruh area sawah yang direncanakan. Temuan ini menjadi dasar penting dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) program pipanisasi.

Program pipanisasi irigasi sawah ini dilatarbelakangi oleh gagal panen yang disebabkan oleh permasalahan distribusi air ke sawah belum optimal. Dengan adanya sistem pipanisasi, diharapkan pengairan sawah menjadi lebih stabil dan mampu mendukung produktivitas pertanian masyarakat Talang Anau.

Ke depan, hasil pengukuran dan penyusunan RAB ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait untuk melanjutkan dan menyempurnakan program pipanisasi irigasi sawah di Talang Anau. Sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah nagari diharapkan mampu mendorong terwujudnya sistem irigasi yang lebih baik dan berkelanjutan.