Ariana Grande Sebut Tur Eternal Sunshine Jadi Momen Penyembuhan Diri

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ariana Grande.
zoom-in-whitePerbesar
Ariana Grande.

Ariana Grande kembali menyapa penggemarnya lewat rangkaian tur konser Eternal Sunshine dengan sudut pandang yang jauh berbeda dibandingkan masa lalunya. Melalui sebuah obrolan mendalam, ia mengungkapkan bagaimana perjalanan panggung kali ini terasa seperti sebuah proses pemulihan emosional yang sangat ia butuhkan.

Penyanyi berusia 31 tahun ini mengaku kini bisa menjalani setiap pertunjukan dengan kesadaran penuh. Berbeda dengan tur-tur sebelumnya, ia merasa lebih hadir secara emosional di atas panggung dan dapat menikmati setiap interaksi dengan para penonton secara langsung.

Pengalaman Emosional yang Memulihkan Masa Lalu

Dalam wawancara terbaru bersama bintang Broadway Jessica Vosk untuk serial Vosk in the City, Grande secara terbuka menyebut tur kali ini sebagai sebuah corrective experience atau pengalaman yang memulihkan masa lalunya. Ia merefleksikan bagaimana pola pikir dan kondisi emosionalnya telah berkembang pesat sejak tur dunia terakhirnya.

“Saya rasa pada tur terakhir, saya tidak berada di fase kehidupan yang sama, dan saya tidak bisa benar-benar hadir sepenuhnya seperti sekarang,” ujar Grande kepada Vosk saat mereka berbincang di sela-sela konsernya di Barclays Center, New York.

Kehadiran emosional ini membuat Grande mampu menikmati setiap detik di atas panggung tanpa merasa terbebani. Baginya, tur kali ini bukan sekadar kewajiban profesional biasa, melainkan sebuah ruang aman untuk merayakan karya musik terbarunya bersama para pendengar setia.

Totalitas Teatrikal dan Efek Terbang di Panggung

Salah satu daya tarik utama dari konser Eternal Sunshine adalah aksi teatrikal yang megah, terutama saat Grande membawakan lagu Supernatural. Dalam segmen penutup tersebut, ia diangkat ke udara menggunakan tali pengaman khusus, memberikan ilusi seolah-olah ia melayang bebas di atas panggung.

Grande menjelaskan bahwa proses teknis di balik layar sangat menyenangkan. Sebelum terbang, ia akan menerima ketukan lembut di pinggulnya sebagai tanda bahwa kedua sisi tubuhnya telah terkunci dengan aman. Ia mengaku sangat menikmati drama visual yang disajikan dalam konsernya demi membangun ikatan emosional yang lebih kuat.

“Saya suka terlibat secara emosional. Hal itu membantu saya menikmati tur ini. Saya bahkan meyakinkan diri sendiri bahwa saya benar-benar sedang terbang menuju suatu tempat,” ungkapnya sembari tertawa. Ketika musik mulai mengalun, perasaan cemasnya hilang dan digantikan oleh sensasi ruang yang nyata dan magis.

Koneksi Nyata dengan Penggemar dan Lensa Kontak

Selain aspek teknis pertunjukan, hubungan antara Grande dan para penggemarnya menjadi fondasi utama kesuksesan tur ini. Vosk memuji para penggemar sang penyanyi sebagai salah satu komunitas pendukung terbaik, sebuah pernyataan yang langsung disetujui oleh Grande yang merasakan cinta timbal balik yang luar biasa sepanjang tur.

Menariknya, Grande juga membagikan sebuah detail kecil namun penting yang mengubah cara pandangnya di atas panggung kali ini. Sambil bercanda, ia mengungkapkan bahwa pada tur sebelumnya ia sering kali tampil tanpa alat bantu penglihatan yang memadai.

Pada tur kali ini, Grande memastikan dirinya memakai lensa kontak agar bisa melihat wajah para penonton dengan jelas dari atas panggung. Hal sederhana ini ternyata memberikan dampak emosional yang besar, membuatnya merasa benar-benar terhubung dan tidak lagi merasa terisolasi di bawah sorotan lampu panggung yang terang.