Drake Rilis Kembali Film Pendek FOMO dan Umumkan Tur Dunia 2027

Drake kembali mengejutkan industri musik dengan merilis ulang film pendeknya yang bertajuk Fear of Missing Out atau FOMO di platform YouTube. Sempat dihapus sementara setelah penayangan perdana, proyek visual berdurasi satu jam ini menyajikan kolaborasi eksklusif bersama sederet musisi ternama serta cuplikan karya terbarunya.
Melalui proyek independen ini, Drake tidak hanya membagikan suguhan visual yang diklaim sebagai bentuk surealisme dengan pendanaan mandiri, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang kondisi industri musik saat ini. Langkah ini sekaligus menjadi babak baru bagi sang musisi setelah mendominasi tangga lagu dunia beberapa waktu lalu.
Eksplorasi Visual dan Kolaborasi Lintas Musisi
Di dalam film pendek FOMO, Drake memadukan estetika visual dari album terbarunya, HABIBTI dan MAID OF HONOUR, dengan deretan lagu kolaborasi yang belum pernah dirilis sebelumnya. Penonton disuguhkan penampilan dari musisi populer seperti Yeat, PartyNextDoor, hingga Don Toliver. Salah satu trek yang mencuri perhatian adalah interpolasi lagu Choosin' Texas milik Ella Langley yang dibawakan berduet dengan Don Toliver.
Tak hanya menghadirkan jajaran musisi papan atas, film ini juga dimeriahkan oleh berbagai kameo pesohor dari berbagai industri. Mulai dari bintang NBA Kevin Durant, model Winnie Harlow, Sexyy Red, Lena the Plug, hingga sang ibu, Sandra Graham, turut muncul memberikan warna tersendiri dalam tayangan berdurasi satu jam tersebut. Salah satu lagu baru bertajuk Miss My Dawgs dipastikan segera rilis di platform streaming sebagai bagian dari EP terbaru milik Yeat yang berjudul COCOON.
Pesan Pribadi dan Dedikasi terhadap Industri Musik
Bersamaan dengan perilisan ulang video tersebut, Drake membagikan pesan emosional mengenai motivasi hidup dan pandangannya terhadap perkembangan musik hip-hop saat ini. Melalui takarir unggahannya, ia menekankan pentingnya mengambil keputusan besar dalam hidup tanpa harus menunggu bantuan orang lain. Ia berharap karya ini bisa menginspirasi pendengarnya untuk lebih berani melangkah, baik dalam karier maupun hubungan personal.
Di sisi lain, Drake juga memberikan respons menohok terhadap anggapan bahwa industri video musik mulai kehilangan taringnya. Dilansir Billboard, ia menyatakan bahwa dirinya masih sangat peduli dengan kualitas estetika visual dari karya-karyanya, sama seperti saat ia pertama kali memulai karier profesionalnya. “Mereka terus mengatakan genre kita sedang sekarat, video musik tidak lagi penting, tidak ada yang menonton atau mendengarkan. Namun, saya masih peduli, sama besarnya seperti saat saya berada di lokasi syuting Best I Ever Had,” ungkap Drake.
Rencana Tur Dunia dan Rekor Tangga Lagu
Selain meluncurkan proyek visual, Drake juga membawa kabar gembira bagi para penggemarnya mengenai rencana konser masa depan. Dalam sesi wawancara setelah penayangan perdana FOMO, ia mengonfirmasi akan menggelar tur dunia pada tahun 2027 mendatang. Konser berskala besar ini akan menjadi tur pertamanya di kawasan Amerika Utara sejak terakhir kali melangsungkannya pada tahun 2023 silam.
Meski begitu, langkah agresif Drake ini menyusul kesuksesan luar biasa dari perilisan tiga albumnya sekaligus pada bulan Mei lalu, yaitu ICEMAN, HABIBTI, dan MAID OF HONOUR. Perilisan trilogi album tersebut mencatatkan sejarah baru di industri musik global, menjadikan Drake sebagai musisi pertama yang berhasil menduduki peringkat tiga besar secara bersamaan di tangga album Billboard 200.

