Lagu Tema Reggie Watts Dihapus dari Podcast Comedy Bang Bang

Kasus hukum dan tuduhan perilaku pribadi kembali berdampak langsung pada kelangsungan karya seorang musisi di ranah hiburan digital. Lagu tema ikonik garapan komedian dan musisi Reggie Watts resmi dihapus dari episode terbaru podcast populer Comedy Bang Bang. Langkah ini diambil oleh pihak produksi setelah munculnya laporan investigasi mendalam dari media Rolling Stone yang mengungkap riwayat hubungan asmara Watts yang bermasalah.
Laporan tersebut menuduh Watts melakukan tindakan tidak bertanggung jawab terkait penggunaan zat terlarang dalam hubungan masa lalunya. Dampak dari publikasi tersebut langsung terasa ketika para pendengar menyadari bahwa lagu pembuka khas yang biasanya mengawali podcast komedi ini tidak lagi diputar dalam episode teranyar yang dirilis pada pekan ini.
Imbas Investigasi Media dan Penghapusan Lagu Tema
Keputusan untuk mengeliminasi karya Watts dari podcast yang dipandu oleh Scott Aukerman ini menandai perubahan signifikan bagi program yang telah mengudara sejak tahun 2009 tersebut. Watts sendiri memiliki sejarah panjang dengan jenama ini, termasuk membintangi versi televisi dari program tersebut pada medio 2012 hingga 2016 sebelum akhirnya beralih menjadi pemimpin grup musik di acara larut malam terkenal.
Pada episode yang tayang pekan lalu, lagu ciptaan Watts masih terdengar menghiasi bagian pembuka. Namun, situasi berubah total pada episode terbaru yang menampilkan bintang tamu Fred Armisen dan Carrie Brownstein, di mana lagu tersebut absen sepenuhnya. Dilansir dari Variety, perwakilan resmi dari pihak Watts maupun produser acara tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan penarikan lagu ini.
Tuduhan Perilaku Ceroboh dan Tragedi Mantan Kekasih
Laporan yang dirilis oleh Rolling Stone memuat kesaksian dari orang-orang terdekat mendiang mantan kekasih Watts, Katherine McCollough. Hubungan asmara mereka yang berakhir pada Oktober 2025 dilaporkan diwarnai oleh peningkatan konsumsi ketamin secara drastis oleh McCollough. Watts sendiri dikenal sebagai sosok yang sering menyuarakan dukungannya terhadap penggunaan zat tersebut dalam jangka panjang.
Situasi memburuk ketika McCollough mengalami episode mania akibat pengaruh obat-obatan pada musim panas tahun lalu. Pada bulan Maret tahun ini, McCollough melakukan perjalanan ke Peru dan mengakhiri hidupnya sendiri. Kerabat dekat mendiang meyakini bahwa keterlibatan Watts dan pandangan ekstremnya mengenai zat psychedelics berkontribusi besar terhadap keputusan fatal yang diambil oleh McCollough.
Di sisi lain, investigasi tersebut tidak hanya berfokus pada satu hubungan saja. Terdapat kesaksian dari lima perempuan lain yang pernah menjalin hubungan asmara dengan musisi tersebut. Mereka menggambarkan adanya pola perilaku yang dinilai egois dan tidak bertanggung jawab terkait narkoba, serta dua di antaranya mengklaim adanya bentuk kekerasan secara emosional dan psikologis selama menjalin hubungan dengan Watts.
Pembelaan Hukum dari Pihak Reggie Watts
Menanggapi tuduhan serius yang beredar luas ini, pihak kuasa hukum Watts segera mengambil tindakan tegas. Andrew Brettler selaku pengacara Watts membantah keras seluruh poin dalam laporan tersebut dan menyebut klaim yang dilayangkan kepada kliennya sebagai narasi yang sengaja dikonstruksi tanpa dasar yang kuat.
Menurut Brettler, menuduh Watts sebagai penyebab utama di balik keputusan tragis McCollough untuk mengakhiri hidup adalah hal yang tidak berdasar. Ia menyatakan, “Sangat tidak berdasar dan salah secara berbahaya untuk memberi kesan bahwa klien kami bertanggung jawab atas tindakan tragis tersebut.” Pengacara itu juga menambahkan bahwa mendiang sudah menjadi pengguna berpengalaman sebelum menjalin hubungan dengan Watts dan tidak membutuhkan dorongan apa pun dari pihak luar.

