Mahasiswa FEB UB Ajarkan Siswa SDN 1 Jogomulyan untuk “say NO to BULLYING”

saya adalah seorang mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis program studi ekonomi keuangan dan perbankan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari yuniarrizqi249 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malang 2025 - Semangat kepedulian terhadap pendidikan di Desa Jogomulyan ditunjukkan oleh sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam program Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Para mahasiswa sukses dalam menggelar aksi kelas mahasiswa mengajar di salah satu sekolah dasar Desa Jogomulyan. Mereka memberikan materi bertajuk “say NO to BULLYING” yang diikuti oleh lebih dari 50 siswa kelas 5 dan 6 pada Kamis (17/7).
Kegiatan ini digagas untuk menanamkan pemahaman tentang bahaya bullying sejak dini dan menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh siswa dan siswi. “Kami melihat isu bullying sangat penting untuk dibahas, karena banyaknya kasus perundungan yang terjadi terutama di sekolah,” ujar salah satu anggota PkM. Mahasiswa memberikan pemahaman tentang bahaya perundungan di sekolah dan juga bagaimana cara menghentikan perundungan yang dimulai dari diri sendiri.
“Edukasi anti bullying sangat dibutuhkan, karena melihat banyaknya kasus bullying yang terjadi antar siswa dengan siswa maupun guru dengan siswa”. Ujar salah satu guru SDN 1 Jogomulyan. Program kerja mengajar siswa sekolah dasar yang dilakukan mahasiswa FEB UB ini merupakan bagian dari pencegahan penambahan kasus perundungan yang ada di lingkungan sekolah. “Materi say no to bullying yang diberikan mahasiswa kepada siswa diharapkan dapat memperkecil kemungkinan perundungan terjadi” ucap seorang guru SDN 1 Jogomulyan.
Program kerja ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari Guru, Kepala Sekolah, maupun para siswa yang terlibat sebagai peserta dalam program kerja ini. Hal tersebut terlihat dari antusiasme para siswa ketika materi disampaikan maupun saat sesi kuis dan tanya jawab berlangsung. Ekspresi bahagia dan rasa ingin tahu terlihat dari seluruh siswa kelas 5 dan 6 SDN 1 Jogomulyan. Tidak hanya itu, siswa juga mampu menjawab ataupun melemparkan pertanyaan yang berkaitan dengan materi sehingga mendorong kesempatan bagi mahasiswa untuk membahas lebih dalam dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa SDN 1 Jogomulyan selaku peserta.
“Harapannya setelah program edukasi anti bullying dilaksanakan, tidak akan ada lagi kasus bullying terutama di SDN 1 Jogomulyan”, ucap salah satu guru SDN 1 Jogomulyan. Harapannya adalah semoga program kerja edukasi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa SDN 1 Jogomulyan. Mahasiswa PkM FEB UB juga berharap para siswa mampu mengingat, memahami, dan menerapkan materi yang telah diajarkan dalam program kelas mahasiswa mengajar dengan materi “say NO to BULLYING” ini.
Bukan hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, program kerja ini juga mendukung tercapainya tujuan SDG: Pendidikan berkualitas. Terlaksananya program edukasi anti bullying merupakan salah satu bentuk pencegahan dan pengurangan kasus perundungan terutama di Sekolah Dasar.
