Konten dari Pengguna

OCA, Solusi Digital Dari Telkom Solution Tingkatkan Pendapatan Pemerintah Daerah

Efa Butar butar

Efa Butar butar

Blogger, Content Writer

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Efa Butar butar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemanfaatan OCA | Foto: Telkom Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemanfaatan OCA | Foto: Telkom Indonesia

Kesenjangan digital dan tantangan penerapan Smart Governence

Setiap kali berbincang dengan orang tua yang tinggal di desa, ada saja hal baru yang bisa saya bagikan kepada mereka.

Katakan saja soal pembayaran pajak motor yang sebenarnya kini bisa dilakukan secara daring lewat aplikasi atau platform digital sehingga warga tidak perlu antri berlama-lama di Samsat. Atau urusan mengganti kelas BPJS yang kini bisa dilakukan lewat aplikasi semata tanpa harus ke kantor BPJS terlebih dahulu.

Sebetulnya penerapan pembayaran pajak via online dan proses penggantian kelas BPJS sudah bisa dilakukan sejak beberapa tahun silam. Masalahnya adalah informasi tidak bisa terdistribusi dengan merata ke seluruh pelosok Indonesia lantaran kesenjangan digital yang masih masif.

Kesenjangan digital sendiri merupakan perbedaan atau ketidakmerataan akses, penggunaan, dan pemahaman terhadap teknologi informasi dan komunikasi (TIK), terutama internet, di antara berbagai kelompok masyarakat atau wilayah yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya infrastruktur digital.

Ketika masyarakat di kota sudah menerapkan pelayanan publik terbaru dari pemerintah, sebagian masyarakat di desa bahkan ada yang belum mendengarnya. Atau sudah mendengar soal layanan tersebut, namun memiliki keterbatasan pemahaman dalam penerapannya dan kesulitan pula untuk mendapatkan informasi selengkapnya. Dampaknya jelas, pemerintah kesulitan untuk mengimplementasikan smart governance.

Penerapan smart city Indonesia lewat pemanfaatan Telkom Solution

Harus diakui, digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi, aksesibilitas dan transparansi dalam berbagai aspek pemerintahan, itu sebabnya pemerintah gencar melakukan digitalisasi di berbagai sektor pelayanan.

Di tengah kesenjangan digital yang masih masif, kabar baiknya adalah, konsep Smart City masih memiliki peluang untuk diimplementasikan lewat pemanfaatan Telkom Solution yang menyediakan berbagai solusi digital yang terintegrasi, salah satunya adalah pemanfaatan solusi digital berbasis omnichannel seperti Omni Communication Assistant (OCA).

Dengan bantuan OCA, masyarakat yang semula kesulitan dalam memperoleh informasi mengenai layanan administratif, regulasi atau program pemerintah, kini bisa mudah mengakses informasi di berbagai platform komunikasi, rekapitulasi kemudahan ini pada akhirnya dapat meningkatkan transparansi dan keterjangkauan layanan.

Kembali soal pengajuan perpindahan kelas BPJS misalnya. Pengguna asuransi ini cukup mengajukan perubahan lewat aplikasi, selanjutnya, pengguna tinggal melihat saja update pengajuannya di aplikasi yang sama apakah sedang dalam proses pengubahan atau sudah berhasil diproses secara real time tanpa harus ke kantor BPJS untuk sekedar mendapatkan update.

Bila pengguna mengalami kesulitan dalam proses pengubahan kelas, pengguna bisa melakukan pengaduan lewat fitur pengaduan yang sudah tersedia di platform untuk kemudian mendapatkan bantuan langsung dari instansi terkait.

Soal pengaduan, pemerintah juga dapat mengintegrasikan data dan informasi penting terkait kinerja pemerintah dan laporan dari masyarakat yang masuk untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, serta efisien. Memudahkan untuk instansi dan pelanggan bukan?

Berkat OCA yang terintegrasi, jumlah pengaduan yang berhasil ditangani pada beberapa instansi, menurut Telkom Indonesia, meningkat drastis, bahkan ada yang mencapai 33,192%.

OCA tingkatkan jumlah pendapatan daerah

Harus diakui, satu solusi digital dari Telkom Solution ini tidak hanya mempercepat proses administrasi, menampung pengaduan dari para pengguna, serta membantu pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, tetapi juga mampu menghilangkan hambatan birokrasi yang selama ini menghambat efisiensi kerja pemerintah.

Dengan memanfaatkan OCA, komunikasi antara pelanggan dan instansi bukan lagi hal yang menakutkan, kaku dan terkesan sangat formal. Buktinya saja, efektivitas komunikasi di instansi meningkat hingga 5,9 kali lipat di enam kanal komunikasi yang digunakan, bahkan berhasil meningkatkan jumlah pendapatan daerah.

Segala keuntungan ini telah dirasakan langsung oleh beberapa instansi yang telah menggunakan OCA seperti PDAM Kabupaten Bandung dan Smart Metering. Berbagai kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan oleh OCA ini patut dicoba sendiri oleh instansi yang tak hanya ingin meningkatkan pendapatan daerahnya masing-masing tapi juga berhasil merebut hati dan kepercayaan masyarakatnya.