Konten dari Pengguna

Melek Kualitas : Mahasiswa KKN UPI Mengadakan Mading Untuk Peningkatan Literasi

Ana Inayatul Millah

Ana Inayatul Millah

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Manajemen Pemasaran Pariwisata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ana Inayatul Millah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKN Tematik UPI 2023 Mengadakan Sosialisasi dan Pengadaan Mading di SD Yayasan Amal Keluarga
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKN Tematik UPI 2023 Mengadakan Sosialisasi dan Pengadaan Mading di SD Yayasan Amal Keluarga

Cigugurgirang (17/02/2023) - Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kelompok 25 menunjukkan kepedulian mereka terhadap pendidikan dengan mengadakan kegiatan sosialisasi dan pengadaan Mading untuk siswa Sekolah Dasar (SD) Yayasan Amal Keluarga. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi dan kreativitas siswa di sekolah tersebut.

Hasil Pembuatan Mading di SD Yayasan Amal Keluarga Oleh Mahasiswa KKN Tematik UPI 2023
zoom-in-whitePerbesar
Hasil Pembuatan Mading di SD Yayasan Amal Keluarga Oleh Mahasiswa KKN Tematik UPI 2023

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPI. Tema KKN kali ini adalah “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDG’s dan MBKM” bertujuan untuk memberikan kontribusi positif pada masyarakat melalui kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, sosial, dan lingkungan. Kegiatan ini dilakukan mulai dari 30 Januari – 28 Februari 2023.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UPI atau disingkat LPPM UPI telah membagi mahasiswa/i ke dalam beberapa kelompok. Kelompok 25 dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Hj. Linda Setiawati, M.Pd. Program kerja KKN yang dipilih untuk dilakukan oleh kelompok 25 ini merupakan upaya konkret yang berfokus untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan sekitar sesuai dengan poin SDGs nomor 4 “Pendidikan Bermutu".

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN UPI Kelompok 25 memberikan sosialisasi tentang pentingnya literasi dan kreativitas dalam pendidikan kepada siswa SD Yayasan Amal Keluarga. Mereka menekankan akan pentingnya literasi di era saat ini. Melalui sarana mading sekolah diharapkan menjadi langkah yang memulai untuk menerapkan budaya literasi pada siswa SD Yayasan Amal Keluarga.

Program kerja ini dilaksanakan\bertujuan untuk memaksimalkan mading agar berjalan sesuai dengan fungsinya, serta sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengasah kreativitas serta meningkatkan budaya literasi disekolah.

Selain sosialisasi, kelompok 25 juga menyediakan bahan-bahan untuk membuat Mading, seperti infografis, animasi hiasan mading, gunting, dan lem. Siswa-siswa SD Yayasan Amal Keluarga diajak untuk membuat Mading dengan topik yang menarik dan berkaitan dengan pembelajaran di sekolah.

Adapun kegiatan pembuatan mading memuat konten berisi tentang pengetahuan mengenai pemilahan sampah, digitalisasi, narkoba, kebersihan dan pengetahuan dasar IPA dan IPS.

Dalam proses pelaksanaan pembuatan mading, peserta didik sangat antusias untuk dan menghias mading yang telah disiapkan kelompok 25. Dilakukan dengan kerjasama antar mahasiswa KKN dan siswa untuk menyelesaikan prosesnya.

Antusias Peserta Didik Ketika Proses Pengadaan Mading SD Yayasan Amal Keluarga

Kegiatan sosialisasi dan pengadaan Mading ini mendapatkan respon positif dari siswa SD Yayasan Amal Keluarga. Mereka antusias untuk belajar dan menunjukkan kreativitas mereka dalam membuat Mading. Kegiatan ini juga diapresiasi oleh pihak sekolah dan orang tua siswa karena dianggap dapat memberikan dampak positif pada pendidikan dan perkembangan siswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPI Kelompok 25 berhasil memberikan kontribusi yang berarti pada masyarakat, terutama pada pendidikan di lingkungan sekitar. Mereka telah menunjukkan bahwa mahasiswa juga dapat berkontribusi pada masyarakat dengan cara-cara yang positif dan bermanfaat.