kumparan
9 Juni 2018 12:07

Agen Travel Indonesia Optimis Akses ke Israel akan Dibuka Kembali

Israel melarangan turis Indonesia ke Yerusalem sampai 26 Juni 2018. Kebijakan itu diterbitkan sebagai bentuk balasan atas pelarangan turis Israel masuk ke Indonesia. Namun demikian, para travel agen optimistis, Yerusalem akan dibuka terus.
ADVERTISEMENT
“Lihat saja deh, entar juga dibuka. Orang Yahudi ama Nasrani pada welcome sama jamaah dari Indonesia. Mereka senang sekali sama kita karena turis Indonesia terkenal tertib,” kata Marketing Manager Trip Halal Murah by Alfa Tours, Dahliana seperti dilansir Detik.com, Jumat, 8 Juni 2018.
Pemerintah Israel menyebut, turis Indonesia masih bisa masuk ke Israel hingga tanggal 9 Juni 2018. Namun, setelah tanggal 9 Juni, turis Indonesia yang ingin masuk secara individu maupun kelompok tak akan bisa masuk Israel.
Indonesia dan Israel sampai saat ini tak memiliki hubungan diplomatik. Namun, untuk urusan wisata khususnya wisata religi di Israel, turis Indonesia memiliki visa khusus.
ADVERTISEMENT
Optimisme juga dirasakan oleh VP Business Development and Marketing AntaVaya, Andreas Sulaeman. Menurut dia Israel akan rugi sendiri kalau menolak turis Indonesia.
“Kalau batal ke sana, banyak kerugian dari bookingan hotel, pesawat dan pemandu lokal bahasa Indonesia. Yang untung negara tetangga Israel. Karena nggak bisa masuk, jadinya liburan ke Mesir dan Yordania. Kalau bisa jangan ditutup selamanya,” kata Andreas.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan