PPP Kubu Romy Gelar Rapimnas untuk Persiapan Pilkada Serentak

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Rapimnas PPP (Foto: Marcia Audita/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rapimnas PPP (Foto: Marcia Audita/kumparan)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hari ini menggelar pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II. Acara itu dipimpin oleh Ketua Umum PPP Rohamurmuzy alias Romy.

Dalam pidatonya, Romy menyinggung hubungan antara agama dan negara. Menurut dia, agama dan negara bagaikan saudara kembar.

"Sebagai sebuah peristiwa sejarah, kalau agama tidak disertai kekuasaan, maka dia akan berkembang lambat. Tapi kalau disertai kekuasaan akan berkembang cepat. Agama dan kekuasaan ibarat saudara kembar, bagaikan pondasi dan penjaganya," ujar Romy saat memberikan pidato di rapimnas, di sebuah hotel di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (23/5).

Baca juga: Sekjen PPP: Pilgub DKI Jadi Momen Rekonsiliasi Kubu Romi dan Djan

Baca juga: Lulung : Saya Mesra-mesraan dengan Djan Faridz

Romy kemudian menyebut adanya situasi memanas yang terjadi belakangan, salah satunya karena pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia menyesalkan bahwa energi bangsa Indonesia habis karena saling berdebat.

"Menyoal kembali tentang hubungan agama dan negara, khususnya Islam dengan negara ini. Perdebatan soal yang dilakukan pemerintah untuk membubarkan salah satu ormas yaitu HTI. Perdebatan ini menyita waktu, pikiran dan tenaga, seolah tidak ada lagi yang kita perdebatkan selain ini," ujarnya.

Romy menyebut penyelenggaraan rapimnas merupakan persiapan untuk menghadapi pilkada serentak di tahun 2018. Selain itu, rapimnas juga digelar untuk meredam suasana politik nasional yang belakangan memanas.

"Keinginan kita persiapan terkait isu krusial undang-undang pemilu, terutama terkait isu sistem pemilu, presidential threshold. Kami perlu padangan wilayah. Kondisi negara ternyata masih diwarnai berbagai sirkulasi ujaran kebencian yang mengganggu," ujarnya.

Rakernas PPP kali ini dihadiri banyak tokoh di antaranya Ketua Dewan Syuro DPP PPP KH Maimun Zubair, Wakil Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono dan Sekjen PPP Arsul Sani yang duduk dalam satu barisan bersama Romy.