Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Pada Materi IPA SD

Mahasiswa PPG Prajab
Tulisan dari Anang Lufianto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) ini akan menjadikan siswa lebih aktif dan kreatif pada mata pelajaran IPA materi sisem pernapasan pada manusia dengan bantuan alat peraga sederhana yang dapat dibuat menggunakan peralatan yang mudah didapat seperti toples, sedotan, balon dan solatip. Alat peraga yang dibuat dapat membantu siswa dalam memahami konsep system pernapasan pada manusia dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)
Model pembelajaran adalah suatu cara atau strategi yang digunakan oleh pendidik untuk mengajarkan konsep atau keterampilan kepada siswa. Model-model pembelajaran beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Pemilihan model pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran dan karakteristik setiap kompetensi dasar yang disajikan. Tidak semua model pembelajaran cocok untuk setiap kompetensi dasar. Guru perlu memilih dan menentukan model pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan, potensi, minat, bakat, dan kebutuhan peserta didik yang beragam agar terjadi interaksi optimal antara guru dengan siswa, serta antara siswa dengan siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat dipilih adalah pembelajaran berbasis proyek. Dengan menggunakan model berbasi proyek dapat mengembangkan kreatifitas siswa, meningkatkan kemmapuan pemecahan masalah, dan meningkatakn motivasi belajar siswa.
Alat dan Bahan
• Toples
• Sedotan
• Selotip
• Balon
• Gunting
Pembuatan Alat Peraga Paru – Paru Manusia Sederhana Berbasis Proyek
1. Menentukan Pertanyaan Mendasar Yang Terkait Dengan Proyek
Pada Langkah pertama, guru dapat memberikan sebuah pertanyaan pemantik kepada siswa yang terkait dengan organ pernapasan pada manusia, atau siswa dapat diberi kesempatan untuk menjelaskan bagaimana manusia bisa bernafas
2. Menyusun Menyusun Perencanaan Proyek
Guru menjelaskan kepada siswa mengenai proyek yang akan dikerjakan bersama yaitu membuat alat peraga sederhana paru paru manusia menggunakan toples, sedotan, selotip, dan balon serta pembentukkan kelompok untuk mengerjakan proyek tersebut
3. Menyusun Jadwal
Guru bersama siswa menyepakati bersama berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam membuat proyek tersebut agar proyek yang dikerjakan dapat selesai tepat pada waktunya.
4. Memantau Kemajuan Proyek
Pada tahap ini siswa melanjutkan proyek yang sedang dikerjakan bersama kelompoknya, guru berperan dalam memantau kemajuan setiap kelompok dan memberikan bimbingan jika ada kelompok yang merasa kesulitan
5. Penilaian Hasil
pada tahap ini, hasil proyek siswa yang telah selesai diharapkan dapat dipresentasikan dihadapan kelompok lain dan di depan guru. Dari bagaimana perancangannya, prosesnya, kesulitannnya, dan hasil yang dibuat dikaitkan dengan materi awal yaitu kosep paru – paru manusia
6. Evaluasi Pengalaman
Guru dapat mengevaluasi apa saja yang menjadi kekuranagn dan tantangan dari proyek yang telah dikerjakan dan renacana tindak lanjut untuk pembelajaran kedepannya, sedangkan siswa dapat menceritakan perasaannya setelah menyelesaikan proyek yang telah dibuat.
Tujuan dari pembuatan alat peraga pernapasan manusia ini adalah siswa dapat berpera aktif dalam menyelesaikan masalah yang diberikan yaitu dengan membuat desain dan perencanaan proyek. Siswa juga menjadi kreatif dengan membuat proyek berdasarakn apa yang mereka kehendaki. Dengan bantuan alt peraga yang mereka buat sendiri membuat siswa mejadi lebih paham akan konsep atau materi yang sedang dipelajari karena siswa mendapat pemahamannya secara langsung melalui aksi nyata.
