Mahasiswa KKN-T Unhas Gagas Kebun TOGA untuk Kesehatan Keluarga

Mahasiswa Sosiologi Universitas Hasanuddin
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Andi Farhan Fauzi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

19 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 114 Universitas Hasanuddin mengusung program kerja bertema “Pemanfaatan Lahan untuk TOGA (Tanaman Obat Keluarga)” sebagai bentuk pengabdian dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tertata, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Kegiatan ini bertempat di area pekarangan Kantor Kelurahan Borongloe yang sebelumnya dalam kondisi kurang terurus. Lahan tersebut dipenuhi rumput liar yang cukup tinggi, tanaman yang bercampur antara tanaman hias dan pangan, serta tidak adanya susunan atau tata letak yang rapi. Selain itu, pagar pembatas yang ada dalam kondisi roboh dan sudah tidak layak pakai, sehingga tidak mampu melindungi tanaman dari gangguan luar. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKNT 114 Universitas Hasanuddin melakukan penataan ulang lahan dengan membersihkan rumput liar, menyusun ulang tanaman, melakukan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), serta memasang papan nama pada masing-masing tanaman. Selain itu, dilakukan pula pemasangan pagar sebagai upaya untuk melindungi tanaman dari gangguan luar. Kegiatan ini juga disertai dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat TOGA serta cara penanaman dan perawatannya.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bapak Deni selaku Lurah Kelurahan Borongloe. Selain itu, dihadiri oleh Bapak Ibrahim selaku Kepala Lingkungan Bintasi, Bapak Wahab selaku Kepala Lingkungan Balang-Balang, Ketua PKK, ibu-ibu PKK, serta masyarakat sekitar. Kehadiran para tokoh masyarakat ini menjadi wujud dukungan terhadap program yang dilaksanakan, serta diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam memanfaatkan lahan yang ada demi kesehatan dan kesejahteraan bersama.
Salah satu warga, dalam tanggapannya, menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi kegiatan adik-adik mahasiswa di sini. Harapan kami, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi contoh dan menginspirasi masyarakat untuk mulai menanam tanaman obat di pekarangan rumah masing-masing,” ujar seorang Kapala Lingkungan setempat.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan sekitar, khususnya dalam menanam tanaman obat yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari. Semoga kegiatan ini dapat menjadi awal dari gerakan hijau yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kemandirian masyarakat Kelurahan Borongloe.
